Demi Kondusifitas,Jangan Bersifat Radikal Dan Hormati Bentuk-Bentuk Kearifan Lokal

oleh -215 Dilihat
Kanit Kemneg Satuan Intelkam Polres Kudus,Ipda Subhkhan,S.H menyampaikan bahwa fanatik untuk agama dan keyakinan masing-masing adalah keharusan, namun jangan diikuti sikap tidak toleran terlebih intoleran itu diungkapkan dalam perkataan dan perbuatan.(Foto : Istimewa )

Kudus,ISKNEWS.COM – Kegiatan sosialisasi kamtibmas yang diselenggarakan Warga MTA Perwakilan Kudus diikuti sekitar 70 orang diketuai Ustadz Rizaq Al Abbat, Sabtu (03-032018) di Gedung Sekretariat MTA Perwakilan Kudus berlangsung lancar.

Kanit Kemneg Satuan Intelkam Polres Kudus,Ipda Subhkhan,S.H menyampaikan bahwa fanatik untuk agama dan keyakinan masing-masing adalah keharusan, namun jangan diikuti sikap tidak toleran terlebih intoleran itu diungkapkan dalam perkataan dan perbuatan.

“Jangan diikuti pula dengan sikap eksklusif yang diwujudkan dengan membentuk komunitas sendiri yang bersifat tertutup, karena merasa paling benar dan paling dapat memahami ajaran Tuhan, sehingga kemudian tidak mau menerima perbedaan yang ada.” Terangnya.

Lebih lanjut dirinya berpesan agar memahami karakter wilayah, karena disana terdapat bentuk-bentuk kearifan lokal yang harus dihormati. Hal itu sudah dicontohkan Sunan Kudus ketika berdakwah, yaitu dengan mengajak pengikutnya tidak memotong hewan sapi, karena pada saat itu masyarakat masih ada yang menganggap sapi adalah hewan yang harus dihormati.

“ Toleransi ini menjadi salah satu kunci kesuksesan Sunan Kudus ketika berdakwah, selain interaksi sosial dan komunikasi dengan semua pihak .” Imbuhnya. Mengakhiri materi, Ipda Subkhan, S.H menghimbau agar dalam kampanye pilkada jangan pernah menghitamkan orang supaya dirinya tampak putih sendiri.

Artinya jangan mencari keburukan pihak lain agar hanya diri atau calonnya saja yang tampak baik sendiri, namun lakukanlah kebaikan demi kebaikan yang lebih dari yang lain, sehingga diri atau calonnya akan dinilai baik oleh masyarakat. “Dengan melakukan itu semua, semoga pilkada kudus dapat berjalan dengan damai, berintegritas dan berkualitas.” Pungkasnya. ( Mr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.