KUDUS, isknews.com – Sehubungan dengan telah datangnya musim hujan, pengerjaan proyek fisik di Kabupaten Kudus agar dipercepat, sehingga diharapkan bisa selesai tepat waktu. Permintaan itu disampaikan oleh sejumlah fraksi di DPRD Kabupaten Kudus, melalui pandangan umum yang mereka sampaikan pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Kudus, Selasa (10/11) lalu.
Kalangan dewan itu mendasarkan pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pengerjaan proyek fisik, menjelang sampai pada pertengahan, atau hampir selesai, selalu terkendala dengan datangnya musim hujan. Hal itu menyebabkan penyelesaian proyek mengalami kelambatan, karena saat turun hujan, mau tidak mau, pengerjaannya mesti terhenti, menunggu sampai hujan reda.
“Karena itu, kami meminta agar pengerjaan proyek fisik itu dipercepat, dan itu adalah tugas SKPD terkait selaku penanggungjawab pelaksana pengadaan proyek,” kata Syuibul Huda, juru bicara Fraksi PKS.
Sementara itu, pantauan isknews.com, di salah satu proyek fisik, yakni pengecoran jalan Mejobo, Kamis (12/11), proyek tersebut masih terus dilkerjakan, dan sudah dalam tahap separo dari lebar jalan. Tinggi atau tebal cor 30 centimeter, sehingga berada di atas permukaan tanah milik warga yang rumanya di pinggir jalan tersebut. Namun pihak rekanan mengedrop tanah urug gratis, yang oleh warga diratakan secara gotong royong.
Seperti yang tertulis di papan nama proyek, rehabilitasi pemeliharaan jalan Mejobo itu, dilaksanakan oleh penyedia jasa PT Sumber Rejeki Pilar Utama, yang berlamat di Kabupaten Pati. Nilai kontrak proyek tersebut, seperti yang tercantum pada papan nama proyek, sebesar Rp 1.993.757.000, sumber dana dari Bantuan Gubernur (Bangub) Provinsi Jawa Tengah, dengan lama pengerjaan 120 hari. (DM)
Dewan : Percepat Proyek Fisik, Musim Hujan Telah Tiba
KOMENTAR SEDULUR ISK :






