Di Kudus, 3 Kerbau Ngamuk dan Lari, Ada yang Terpaksa Disembelih di Jalan Pantura

oleh

Kudus. Isknews.com – Kejadian yang seringkali muncul pada suasana menjelang penyembelihan hewan kurban adalah lepas atau mengamuknya binatang kurban ketika akan disemeblih. Begitu pula yang terjadi di sejumlah wilayah Kudus. Sedikitnya terdapat tiga kerbau kurban lepas dan mengamuk sebelum di sembelih.

Siang tadi seekor kerbau kurban terpaksa harus di sembelih di tengah jalan Lingkar Tenggara Kudus atau di jalur Pantura, setelah tertabrak truk yang sedang melintas. Tertabraknya kerbau tersebut sebelumnya sempat di tembak polisi, dan kerbau sempat melukai sejumlah warga di jalan.

Usai tertabrak truk besar yang melintas di jalur Pantura turut Desa Ngembal Rejo, Kecamatan Bae, kerbau kurban lepas dari Musala Miftahul Huda Desa Jepang, Kecamatan Mejobo ini terpaksa harus di sembelih di jalan raya.

Menurut samian saksi di lokasi, dari arah timur tiba tiba kerbau muncul dan langsung tertabrak truk dari arah utara ke arah selatan, seketika kerbau langsung lumpuh di tengah jalan, sempat berhenti akhirnya truk langsung meninggalkan lokasi.

Sebelum tertabrak, polisi sempat melepaskan timah panas untuk melumpuhkan seekor kerbau yang mengamuk saat di pekarangan warga, namun bukannya lumpuh kerbau masih berlarian di kampung.

Menurut Zaenal panitia penyembelihan kurban Musala Miftahul Huda Desa Jepang mengatakan, lepas sekira 3 setengah jam sejak pukul tujuh pagi kerbau lepas dan berlari kurang lebih 10 kilo meter, dan di jalan sempat melukai warga penguna jalan, hingga akhirnya tertabrak truk di sembelih di jalur Pantura.

Sebelumnya, tak jauh dari lokasi tertabraknya kerbau, polisi juga berhasil menembak dan melumpuhkan kerbau lepas dari masjid Al Mutaqin Ngembal Kulon yang masuk lapangan Desa Ngembal Rejo. menurut Bripda Khanif anggota Sabhara Polres Kudus, dari laporan masyarakat ada tiga lokasi hewan kurban mengamuk dan meminta polisi untuk melumpuhkan.

Di Desa Tanjungrejo Ngablak, seekor kerbau milik masjid Darussalam Ngablak  yang akan disembelih untuk hewan kurban juga lepas, Sabtu (01/08/2020) .

Informasi dari Kepala Desa TanjungRejo saat dihubungi media ini menceritakan, tiga ekor Kerbau pesenan Masjid Darusalam ini di turunkan dari Colt L 300 untuk dituntun ke arah tempat Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

“Belum sampai ke tempat pemotongan, kerbau pertama meronta dan terlepas,” Ujar Christian Rahardiyanto, Sabtu 01/08/2020.

Seekor kerbau ngamuk usai di dor polisi langsung disembelih ditempat (Foto: istimewa)

Kerbau lari hingga Pasar Ngablak. Melihat hal itu warga menghubungi petugas Polsek Jekulo.

“Warga langsung menghubungi kepolisian untuk minta bantuan,” tandasnya.

Tak berapa lama, sejumlah petugas Polsek Jekulo tiba di lokasi. Karena tidak mungkin ditangkap dengan tangan, petugas akhirnya memutuskan untuk melumpuhkan kerbau dengan cara ditembak.

Tercatat satu tembakan harus dikeluarkan petugas untuk melumpuhkan sang kerbau. Selanjutnya, setelah kerbau berhasil di lumpuhkan di lakukan penyembelihan kerbau tersebut oleh Kyai Nur Huda selaku Imam Masjid Darussalam.

Tiga hewan kurban yang mengamuk sepanjang siang ini tercatat semua berhasil di lumpuhkan dengan lokasi di 3 tempat, di jalur Pantura Desa NgembalRejo, di lapangan Desa Ngembal Rejo, dan di Desa tanjung Rejo. hewan kurban yang di sembelih di tempat langsung di angkut panitia di tempat semula. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :