Diikuti 16 Pondok Pesantren, LSN Kudus Ajang Kembangkan Skill Santri

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Liga Santri Nusantara (LSN) Kudus resmi dihelat pada 9 sampai 17 Oktober 2019 mendatang. 16 tim dari 16 pondok pesantren pun siap memeriahkan turnamen sepakbola rutin tahunan itu. Adu skil serta taktik dari para pemain dan pelatih tentunya bakal tersaji di laganya.

“Kegiatan LSN ini ditujukan untuk memeriahkan Hari Santri Nasional pada tahun ini,” ucap Mawahib, panitia penyelenggaran Hari Santri Nasional Kabupaten Kudus tahun 2019, (8/10/2019) malam.

Selain jadi ajang pemeriah Hari Santri Nasional, LSN juga ditujukan untuk mengembangkan skil serta mengasah kemampuan para santri. Terutama dalam bidang keolahragaan. Mengingat potensi santri pada bidang tersebut sangatlah besar.
“Ini sebagai ajang untuk mengasah kemampuan mereka. Serta jadi ajang penyalur bakat,” lanjutnya.

TRENDING :  Pengadaan Alat Pelatihan BLK di Hapus

LSN 2019 pun diharapkan bisa menyetak bibit unggul dunia pesepakbolaan. Terutama di wilayah Kota Kretek. “Sehingga kelak, santri-santri ini bisa menyumbangkan kontribusinya pada daerah, bahkan negara. Terutama pada bidang pesepakbolaan,” tandasnya.

TRENDING :  Lini Tengah dan Belakang Macan Muria Dievaluasi

Sementara Ketua PC NU Kudus Asrofi Masitoh mengingatkan pada para santri yang berlaga di Liga Santri Nasional untuk bermain dengan sportif.

Asrofi menilai, sudah saatnya potensi santri dalam bidang olahraga bisa lebih dikembangkan lagi. Hanya, dalam pelaksanaannya harus benar-benar diawasi dengan baik. Sehinga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Jadi memang harus dibina dengan baik dan benar,” ucapnya.

TRENDING :  Gerakan Tunas Bangsa Berikan Beasiswa ke Puluhan Pelajar

Para pemain pun diharapkan bisa mengontrol emosi selama laga berlangsung. Pun dengan suporter yang pastinya bakal memeriahkan tribun Stadion Wergu Wetan yang rencananya menjadi venue tunggal dalam gelaran tersebut. “Semua untuk kemajuan santri, Kudus kota Santri inilah yang harus dimaksimalkan,” terangnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :