Kudus, isknews.com – Bupati Kudus HM Hartopo pada sekitar pukul 21.00 WIB malam, melantik sebanyak 51 pejabat lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus di pendopo Kabupaten Kudus. Acara pelantikan yang mengangkat sejumlah pejabat struktural eselon II, III dan IV serta 10 pejabat fungsional, dipimpin langsung Bupati Kudus HM Hartopo serta dihadiri sejumlah Pejabat dan Asisten di lingkungan Pemkab Kudus, Rabu (13/07/2022).
Diantara pejabat yang dilantik adalah Abdul Halil yang kini menjadi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH). Sebelumnya Halil adalah staf ahli Bupati Kudus dan menggantikan posisi Agung Karyanto yang kini bergeser sebagai Kepala Dinsos P3AP2KB.
Sementara Kepala Dinsos P3AP2KB yang sebelumnya diduduki oleh Mundir, kini dirinya bergeser sebagai Kepala Pelaksana Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Kudus.
Tak hanya itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo digeser menjadi staf ahli bupati bidang keuangan dan SDM. Sedangkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Revli Subekti yang menjadi Kepala Bappeda Kudus.
Di posisi eselon III, beberapa nama diantaranya adalah Bambang Widyanarko sebagai Kepala Bagian Pemerintahan Setda, Yan Suryo Samudro sebagai Kabid Politik Dalam Negeri dan Ormas Bakesbangpol, serta Abu Bakar sebagai Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik pada instansi yang sama.
Bupati Kudus HM Hartopo menegaskan mutasi dalam organisasi kepemerintahan adalah hal yang biasa. Selain sebagai upaya penyegaran, mutasi dimaksudkan untuk mendorong peningkatan kualitas layanan masyarakat.
”Untuk jabatan-jabatan kadinas memang dari hasil evaluasi kinerja. Ada juga yang rekomendasi KASN, sementara jabatan-jabatan lainnya merupakan penyesuaian jabatan yang kosong berdasar kompetensinya,” kata Bupati Hartopo usai pelantikan.
Hartopo berharap pada PNS yang diambil sumpah dan janji jabatan dalam pelantikan agar dapat segera beradaptasi di lingkungan yang baru.
”Yang terpenting dapat segera beradaptasi, dapat secepatnya menjalankan tugas yang diamanahkan dengan penuh tanggung jawab, ini paling tidak kami kasih waktu Jumat harus bisa nyetel dengan OPD barunya,” imbuhnya.
Pihaknya pun menaruh harapan pada seluruh PNS untuk tetap berpegang teguh pada sumpah dan janji jabatan yang diemban. Pelayanan yang belum optimal juga harus diperbaiki dengan berbagai inovasi.
”Berpegang teguhlah pada sumpah janji jabatan yang diucapkan. PNS harus memiliki integritas yang tinggi sebagai pelayan masyarakat. Terpenting adalah semuanya harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandas Bupati. (YM/YM).







