,

Dinkes umumkan Hasil Uji Lab Makanan Dugaan Penyebab Keracunan Warga Bulungkulon Kudus

oleh -1,168 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus telah mengumumkan hasi uji laboratorium makanan di nasi berkat yang diduga menjadi penyebab kejadian keracunan massal di Desa Bulung Kulon, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus pada Selasa (14/5/ 2024) lalu.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Dharsono membenarkan jika sebagian hasil dari uji lab makanan (nasi berkat) yang diduga menjadi penyebab keracunan warga Bulung Kulon telah keluar,

Dirinya mengatakan, Sampel makanan di nasi berkat telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi Jawa Tengah di Semarang pada 15 Mei 2024. Hasilnya sudah keluar per 22 Mei 2024 dengan hasil negatif zat berbahaya.

“Diketahui, untuk sampel nasi berkatnya itu berisi nasi putih, tahu bakso, sambel goreng krecek, acar, hingga muntahan warga yang diuji laboratorium tidak ditemukan indikasi zat berbahaya. Selain itu, air sumur milik warga pemilik hajat juga di uji lab, dan hasilnya tidak ditemukan bakteri E Coli,” katanya kepada awak media, Senin (27/5/2024).

Meski begitu, Dinkes Kudus masih menunggu hasil sampel jajanan kedua yang dikirim juga selain nasi berkat,

“DKK Kudus mengirim dua sampel makanan yang dikirim beda hari. Pertama isi nasi berkat lalu sampel makanan kedua terdiri dari kue bikang, kue apem, emping, hingga pudding. Dimana kami masih menunggu hasil dari uji labkes di Semarang itu,” pungkasnya.

Diketahui, Puluhan warga Desa Bulungkulon Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus diduga keracunan nasi berkat pada Selasa (14/5/2024).

Kronologinya, warga setempat terkena mual muntah dan diare, usai mendatangi acara hajatan, Senin (13/4/2024) malam harinya.

Sempat puluhan warga tersebut dirawat di sejumlah fasilitas Kesehatan seperti Puseksmas setempat, RS Nurus Syifa, RSUD Kudus, RS Aisyiyah dan RS Mardirahayu. Sementara mereka saat ini telah kembali ke rumah masing-masing. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :