Diparkiran, Kaca Bus Persiku Pecah Berantakan Dilempari Batu Orang Tak Dikenal

oleh -254 kali dibaca
Bus Persiku yang kacanya pecah berantakan dilempari batu oleh orang tak dikenal (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Bus kebanggaan Persiku Kudus yang biasa diparkir di sisi sebelah utara lapangan Stadion Wergu Wetan, diketahui dirusak orang tak dikenal. Sejumlah kaca bus terutama bagian depan dan samping sebelah kiri banyak berlobang dan retak diduga terkena lemparan batu, dan sejumlah pecahan kaca berserakan di dalam bus.

Rusaknya bus tersebut diketahui pada hari Selasa (15/03/2022) sore kemarin. Saat itu Gunawan Wibisono yang dikenal sebagai pengemudi Bus milik Pemkab Kudus ini mendapatkan laporan kerusakan itu dari sesorang,

“Saya diberitahu sebetulnya sejak Selasa kemarin, tetapi baru mengecek hari ini. Kondisinya bus sudah dalam kondisi rusak parah, pada bagian kaca depan dan samping kiri,” kata Gunawan yang terakhir menjadi pengemudi bus tersebut bagi Tim Persiku Junior, Rabu (16/03/2022).

Di dalam bus pihaknya menemukan batu seukuran kepalan ‎tangan yang diduga dipakai untuk merusak bus.

“Kemungkinan kerusakan terjadi malam hari, karena saat siang hari ‎ada yang menjaga isini,” ucapnya.

‎Dia menyampaikan, sudah melaporkan kejadian tersebut kepada sejumlah pihak terkait kerusakan itu.

“Saya sudah melaporkan kerusakan bus ini,” jelas dia.

‎Dia menyampaikan, bus plat merah nomor K 9514 B tersebut sudah mulai aktif dipakai sejak 2019 untuk mengantarkan pemain saat berlaga tandang.

Terakhir, Persiku Jr menggunakan bus tersebut untuk pertandingan final Piala Soeratin di Kendal pada hari Kamis (06/01/2022).

“Terakhir Persiku Jr yang menggunakan bus ini waktu final di Kendal. Kemudian saya parkir di sini, setelah itu kondisinya sudah rusak,” katanya.

‎Sementara itu, Manajer Persiku Jr, Ade Roni menyampaikan, pihaknya yang terakhir kali menggunakan bus tersebut.

Bus itu sempat disimpan di rumahnya selama beberapa hari, kemudian dikembalikan dan disimpan di sana.

“Sempat disimpan di rumah saya, tapi setelah itu kami kembalikan,” ujar dia.

Pihaknya menyesalkan kerusakan bus yang terjadi karena tindakan oknum tidak bertanggungjawab.

“‎Kami menyesalkan kerusakan itu, dan tidak mengetahui juga motifnya apa,” ujar dia.

Kendati demikian, dia menduga pelakunya masuk ke dalam GOR setelah melihat kerusakan tersebut.

“Kalau melihat kondisinya kemungkinan dilakukan dari dalam,” ujarnya.

Dilokasi, Rizal Wahyu atau yang dikenal dengan julukan Darah Biru yang mengaku pendukung dan suporter fanatik Persiku megatakan, bahwa pelaku perusakan tidak mungkin dilakukan oleh suporter apalagi SMM. Bila suporter merasa emosi dan kecewa atas performa tim, mereka tidak akan melakukan hal tersebut.

“Kita bikin surat buat audiensi, kirim ke Askab Kudus dan ke KONI. Tidak seperti itu. Kalau SMM jiwanya sudah di Persiku, maupun Persiku tidak lolos atau apapun, jiwanya tetap di Persiku. Itu oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, bukannya suporter. Salah kalau mengatakan itu suporter (SMM),” terang dia.

Apalagi kata dia, suporter sudah sangat merasa bangga tatkala manajemen Persiku kemarin melakukan perbaikan bus dan membranding dengan logo dan gambar kebanggaan persiku yakni macan muria berukuran besar.

“Jadi iyu jelas bukan ulah suporter, justru itu ulah oknum yang ingin merusak nama baik suporter Persiku,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus Imam Triyanto belum bisa menjelaskan kronologi sebenarnya seperti apa. Perlu adanya pengecekan rekaman CCTV yang ada di stadion.

Namun sebenarnya kata Imam, pengelolaan bus merupakan tanggungjawab tim Persiku. Belum jelas manajemen Persiku mana yang dia maksud. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :