Disdikpora Kudus Gelar Pelatihan Pengisian Blangko Ijazah

oleh -179 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus menggelar Sosialisasi penulisan blangko ijazah untuk SMP negeri dan swasta tahun pelajaran 2020/2021 di aula SMP 2 Kudus, Senin (26/7/2021).

Pembekalan penulisan ijazah ada satu pesan yang disampaikan, yakni tidak boleh salah. Sebab, blangko yang disediakan sudah ada nomor urut siswa, dan disesuaikan jumlah siswa masing-masing sekolah.

Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada melalui Kabid Dikdas Afri Sofianingrum menyampaikan bahwa ijazah adalah penanda berakhirnya pembelajaran pada jenjang tertentu sehingga penerbitan ijazah bagi peserta didik merupakan kewajiban sekolah.

“Untuk itu perlu dibekali pemahaman kepada kepala sekolah jenjang SMP negeri dan swasta tentang mekanisme penulisan ijazah akhir tahun ajaran 2020/2021,” jelasnya kepada wartawan disela-sela acara.

Dalam sosialisasi ini diharapkan terciptanya persepsi yang sama ketika melakukan penulisan di blangko ijazah. Bahkan dia meminta agar sekolah bentuk tim, ada yang menulis dan koreksi. Tidak hanya cukup dua orang, sebisa mungkin ada tiga orang yang koreksi tulisan.

Terpenting, dalam penulisan nama siswa harus sesuai dengan akte kelahiran. “Penulisan blangko ijazah memang membutuhkan kejelian dan kecermatan  sehingga tidak ada kesalahan. Untuk itu, Pihak sekolah diharapkan betul-betul siap dalam ketelitian dan kehati-hatian,” harap Afri.

Pihaknya telah menyediakan blangko ijazah cadangan 4 persen atau sekitar 500 lembar dari total 9000 lebih blanko yang telah disediakan. blankp , sama seperti tahun kemarin.

Selain itu, kata dia, untuk menjembatani penulisan di lembar ijazah pihaknya menghimbau kepala sekolaj membentuk tim, dimana ada ketua penulisan ijazah, konseptor, korektor, penulis, korektor pasca menulis, kemudian nanti di copy, lalu di scan digital untuk di simpan pada google drive.

Sementara Kepala SMP IT Qolsaba, Syaifuddin Najib mengatakan di sekolahnya sudah dilakukan kehati-hatian untuk menulis blanko ijazah,

“Sudah ada contohnya serta tertulis, tingga kehati-hatiannya, Sementara di SMPIT Qolsaba tahun ini meluluskan 26 siswa,” ungkapnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :