Disdikpora Kudus usulkan Anggaran Perbaikan Bangunan Rusak Akibat Cuaca Buruk

oleh -94 kali dibaca
Bangunan lapangan tenis indoor di Sport Center Wergu Wetan Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus mengusulkan agar Pemkab Kudus mengucurkan aggaran tidak terduga (TT) untuk perbaikan sejumlah fasilitas umum di kompleks Sport Center dan Stadion Wergu Wetan Kudus yang rusak akibat cuaca buruk (hujan deras disertai angin kencang) pada 1 April lalu yang belum tertangani.

Kepala Bidang Olahraga pada Disdikpora Kudus Minan Mochamad mengatakan jika pihaknya tidak ada anggaran perbaikan. Kerusakan bangunan akibat kejadian hujan deras disertai angin kencang itu mencapai Rp 200,892 juta.

Total kerusakan itu terdiri atas kerusakan empat tiang lampu tenga surya senilai Rp 187,257 juta, pintu musala Rp 3,570 juta, dan pintu stadion Rp 10 juta.

“Kejadiaan tersebut termasuk bencana alam (force majeur) namun tidak menimbulkan korban jiwa,” kata Minan, Selasa (10/5/2022).

Ia mengatakan, saat ini tidak tersedia anggaran untuk kegiatan perbaikan pada DPA Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga pada tahun 2022. “Karena itu kami telah mengusulkan agar kerusakan tersebut bisa segera diperbaiki dengan menggunakan anggaran tidak terduga,” katanya.

Minan menambahkan, usulan itu diajukan berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas OPD pada Senin 18 April 2022 di Ruang Rapat Kantor BPPKAD Kudus.

Pada pertemuan itu, Disdikpora melaporkan akibat terjadi hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan kerusakan robohnya sebanyak empat tiang lampu tenaga surya (solar cell), rusak dan pecahnya pintu kaca musala, dan rusaknya pintu sisi utara Stadion Wergu Wetan Kudus.

“Usai kejadian kami melakukan tindakan pengamanan dan penyimpanan barang atau fasilitas dari tiang lampu tenaga surya yang tidak bisa dipasang lagi,” katanya.

Pada saat itu juga, kata dia, pintu stadion telah berhasil dipasang dan dikembalikan ke posisi semula oleh petugas kebersihan. “Namun itu hanya penanganan sementara saja, perlu dukungan anggaran untuk perbaikan secara permanen,” katanya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :