Distribusi Raskin di Pati Ngadat Tiga Bulan

oleh -247 Dilihat

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Pendistribusian beras untuk kesejahteraan rakyat (Rastra) atau dikenal beras miskin (Raskin), untuk keluarga penerima manfaat (KPM) di Pati, mengalami kemunduran selama tiga bulan lebih. Pasalnya, pihak Pemkab Pati masih berkoordinasi dengan Bulog Sub Drive II Pati.

“Rencananya penyaluran tahap pertama pada tahun ini, untuk bulan Januari dan Februari akan kami salurkan akhir April ini. Sementara, bulan-bulan selanjutnya kami masih menyesuaikan jadwal bulog,” tukas Kepala Bagian Perekonomian Daerah, Ahmad Kurnia, melalui Kepala Sub Bagian Sarana Perekonomian dan Investasi, Suharto, Rabu (12/04/2017).

Selain itu, Raskin di Pati juga mengalami penurunan yang cukup signifikan yakni 12,6 persen. Rinciannya, tahun 2016 sebesar 107.317 KPM dan tahun ini menjadi 96.585 KPM.

“Turunnya penerima raskin di Pati, merupakan kabar bagus karena program Pemkab Pati dalam mengurangi angka kemiskinan di Pati sukses,” ungkapnya.

Meski sempat terlambat dalam pendistribusiannya, lanjut Suharto, penyaluran raskin akan tetap dilaksanakan 12 kali dalam tahun ini di 21 Kecamatan di seluruh wilayah Bumi Mina Tani. Dengan alokasi beras perbulan sebesar 1.448.775 kilogram.

“Jumlah raskin yang diterima KPM masih sama yakni 15 kilogram dengan harga Rp 1.600 perkilogramnya,” tuturnya.

Diketahui, dari jumlah 96.585 KPM tersebut, kecamatan terbanyak penerima raskin adalah Kecamatan Sukolilo dengan 8.747 KPM, disusul Kecamatan Kayen 8.246, Margoyoso 6.411, Juwana 5.193, Tayu 5.073, Pucakwangi 5.050, Cluwak 4.668, Trangkil 4.664, Tlogowungu 4.657, Jaken 4.648, Wedarijaksa 4.536.

Dilanjutkan, Kecamatan Tambakromo 4.357, Batangan 4.341, Dukuhseti 4.063, Gembong 3.903, Winong 3.529, Gabus 3.362, Gunungwungkal 3.066, Jakenan 2.933, Pati 2.780, dan yang paling sedikit menerima adalah Kecamatan Margorejo dengan 2.358 KPM. (Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.