Ditawari Pindah, Pedagang Pilih Swadaya Renovasi Bangunan Taman Bojana yang Rusak

oleh -579 kali dibaca
Terlihat kondisi bangunan taman bojana yang rusak. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Belasan pedagang taman bojana diajak berdiskusi oleh Dinas Perdagangan Kudus, Senin (5/7/2021) di Aula Kantor Dinas. Dalam diskusi tersebut membahas tentang bangunan taman bojana (tempat mereka berjualan) kondisinya sudah tidak layak karena ada yang rusak.

Kepala Dinas Perdagangan, Sudhiharti mengatakan jika saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus belum memiliki anggaran untuk perbaikan. Hal ini karena adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, dan kepada pedagang Eti (panggilan Sudhiharti), menawarkan solusi untuk relokasi ke lantai Tiga Pasar Kliwon.

“Pemkab saat ini tidak ada anggaran karena adanya refocusing, kita tawarkan ke pedagang mau direlokasi ke Pasar Kliwon atau bagaimana,” tanya Eti ke pedagang.

Nantinya, lanjut Eti, Hasil dialog akan disampaikan kepada Bupati Kudus HM Hartopo, untuk keputusan yang akan diambil.

Taman Bojana dilihat dari depan. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Berbagai jawaban dari pedagang pun beragam, mewakili usulan teman-temannya, Bambang Noor’ In, salah seorang pedagang Taman Bojana mengatakan bahwa sebagian besar pedagang ogah jika dipindah di lantai tiga Pasar Kliwon. mereka rela swadaya untuk memperbaiki kondisi bangunan yang rusak.

“Kalau bisa diperbaiki ya diperbaiki saja. Kami siap secara swadaya kalau renovasi skala kecil. Yang rusak itu hanya plafon dan paling genting bocor sedikit,” terangnya.

Bambang melanjutkan, jika dipindah di Pasar Kliwon lantai tiga, dia berpendapat akan sepi jualannya karena letaknya kurang strategis karena jauh dari keramaian. “Selain kurang strategis, juga perlu diperhatikan kebersihannya terutama pembuangan sanitasi,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :