Divonis Ganti Uang Nasabah yang Raib, Bank Mandiri Ajukan Banding

oleh -377 kali dibaca
Kantor Cabang Bank Mandiri Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Upaya banding dilakukan oleh PT Bank Mandiri Tbk, pasca diputus oleh Pengadilan Negeri (PN) Kudus untuk mengembalikan saldo nasabah yang raib senilair Rp 5,8 miliar direkening milik Moh Rofi’i, warga Kudus tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Humas PN Kudus Rudi Hartoyo, pihaknya membenarkan bahwa Bank Mandiri telah mengajukan banding atas vonis tersebut pada Selasa (07/06) kemarin, ” katanya, Jumat (10/6/2022).

“Permohonan banding dalam waktu maksimal tujuh hari harus telah disampaikan kepada lawannya. Nanti juga dari penggugat atau termohon banding bisa mengajukan kontra memori,” ujarnya.

Permohonan banding tersebut, secara regulasi akan ditindaklanjuti oleh PN dengan mengirimkannya ke Pengadilan Tinggi maksimal 30 hari setelah proses pengajuan banding.

Sebelumnya PT Bank Mandiri terbuka dinyatakan harus mengganti uang nasabahnya dalam perkara perdata yang diajulkan oleh Moch Imam Rofi’i, warga Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sebesar Rp 5,8 miliar.

Dalam risalah putusan PN Kudus memvonis, Bank Mandiri diperintahkan untuk membayar kerugian atas pembobolan rekening penggugat.

“Menghukum tergugat (Bank Mandiri, red) untuk membayar kerugian yang diderita oleh penggugat, atas pembobolan rekening penggugat sebesar Rp 5.800.090.000,” kata Humas PN Kudus Rudi Hartoyo.

Sementara itu kuasa hukum penggugat Nur Sholikin SH. MH, menanggapi upaya Banding yang telah didaftarkan oleh tergugat, PT Bank Mandiri Tbk mengatakan, terkait banding, adalah hak setiap pihak (prinsipal) sesuai ketentuan perundangan yang berlaku.

“Kami selaku penasehat hukum, yang nantinya mewakili pihak terbanding tentu akan mempelajari memori banding yang diajukan pembanding (bank Mandiri) nantinya. Kami mewakili pihak terbanding, juga nantinya akan mengajukan kontra memori banding atas keberatan-keberatan para pembanding,” ungkapnya.

Namun demikian, pihaknya tetap optimis karena putusan PN Kudus, sebagaimana fakta ia ajukan dan yang terungkap dalam persidangan-persidangan adalah terbukti.

“Jadi pertimbangan majelis hakim atas perkara 59 sudah cukup adil,” tandasnya. (YM/YM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :