Kudus, isknews.com – Pertandingan grand final bulutangkis antar media 2017 kembali digelar oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation di GOR bulutangkis Djarum, Jati, Kudus pada 25 – 26 Oktober 2017.
TVRI Pusat, TVRI Jateng, Memorandum dan Suara Merdeka berhasil menjadi peserta terbaik dan berhak lolos ke babak Grand Final Kejuaraan Bulutangkis Antar Media (KBAM) 2017. Keempat tim yang sebelumnya telah melewati babak penyisihan dan tersaring dari 72 media di Zona Indonesia Barat, Tengah dan Timur ini, akan bertanding di babak Grand Final untuk memerebutkan gelar juara di tingkat nasional.

Dalam Konferensi Pers, Rabu (25/10/17), Tuan rumah Grand Final KBAM yang digelar terus menerus di Kabupaten Kudus bukan tanpa alasan, Karena hal itu dalam rangka meniti jejak perjuangan legenda bulutangkis dunia asal Indonesia Liem Swie King yang berasal dari Kabupaten Kudus. Selain itu juga Hastomo Arbi dan adiknya yang mempunyai julukan Smash 100 Watt, Hariyanto Arbi, yang keduanya Jebolan PB Djarum Kudus.
Budi Darmawan dari Djarum Foundation mengatakan, bahwa even bulutangkis antar media ini diselenggarakan karena sebuah partisipasi dari Bakti Olahraga Djarum Foundation untuk terus memupuk optimisme meraih prestasi di bulutangkis di tanah air.
“Semangat yang ditunjukkan para peserta kejuaraan bulutangkis antar media di ketiga zona di wilayah nasional Indonesia ini membuktikan antusiasme para insan media kita dalam perhelatan cabang bulutangkis di tanah air,” jelas Budi Darmawan.

“Semoga berlangsungnya kejuaraan ini mampu mengakrabkan hubungan silaturahmi dan menjalin kebersamaan yang akrab sesama teman seprofesi. Dan tentunya, insan-insan media yang sehat punya atensi dan dinamis untuk memberitakan perkembangan bulutangkis kita dengan obyektif, terbuka dan bermutu.”terangnya.
Selain bertanding untuk meraih gelar juara, pada tahun ini, keempat peserta media juga memperebutkan Piala Bergilir dan hadiah uang pembinaan senilai total 55 juta rupiah. (AJ)












