Dongkrak Ekonomi Perempuan, PIRA Gelar Pelatihan Ecoprint Bagi Kadernya

oleh -284 kali dibaca
Ibu-ibu yang tergabung dalam PIRA, saat menampilkan kain ecoprint hasil karyanya (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Puluhan perempuan yang tergabung dalam Perempuan Indonesia Raya (PIRA) sebuah organisasi perempuan sayap Partai Gerindra Kudus, mengikuti pelatihan Ecoprint di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Kudus.

Ecoprint adalah cara membuat pola gambar dan warna pada kain, kertas, dan lainnya menggunakan material non kimiawi

Ketua PIRA Kudus, Arni Aviyanti mengatakan pelatihan Ecoprint sesuai namanya ecoprint dari kata eco asal kata ekosistem (alam) dan print yang artinya mencetak.

“Batik ini dibuat dengan cara mencetak dengan bahan-bahan yang terdapat di alam sekitar sebagai kain, pewarna, maupun pembuat pola motif pada media kain,” kata isteri dari anggota DPRD dari fraksi Gerindra, Abd Basith Shidqul Wafa, Minggu (08/11/2020).

Pihaknya menyelenggarakan pelatihan tersebut dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan diikuti 20 orang peserta.

Ketua PIRA Kudus, Arni Aviyanti (Foto: YM)

“Kegiatan ini bertujuan untuk pemberdayaan perempuan agar ibu – ibu bisa lebih mempunyai kreatifitas yang produktif dan bisa untuk mendongkrak perekonomian dimasa pandemi. Pesertanya dari masyarakat sekitar yang tergabung dalam anggota PIRA Kudus ,” katanya .

Daunya sendiri, lanjut perempuan yang kerap disapa Avin tersebut, agar menjadikan hasil yang maksimal dedaunan harus menggunakan yang berserat tidak menggunakan daun yang berbulu atau berlilin.

“Untuk yang menggunakan teknik pengukusan siapkan dua kain sebagai kain utama dan blanket yang sebelumnya direndam di larutan mordan (tawas, dan bahan lain) selama 30 menit. Setelah itu peras hingga tidak ada air yang menetes,” ujarnya.

Kemudian, bentangkan plastik dan juga ada kain. Lalu, tata daun posisi tulang daun menghadap ke kain, setelah itu di gulung dan diikat menggunakan tali. Proses berikutnya, yakni dengan melakukan pengukusan selama kurang lebih dua jam.

“Setelah dua jam di angkat ikatan tersebut dan bisa dibuka. Setelah jadi, hasil dari pelatihan ecoprint ini akan dibagikan kepada masing – masing peserta. Dan peserta juga kami harapkan bisa mempraktikanya dirumah, sehingga selain sebagai keterampilan, bisa untuk menambah pemasukan,” tuturnya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Kudus, Sulistiyo Utomo mengaku partainya sangat memberikan suport semua kegiatan yang bermuara pada pemberdayaan perempuan.

“Kedepan tak hanya kegiatan membatik, kami juga siapkan kegiatan menjahit dan memasak serta kegiatan keterampilan lainnya bagi kader-kader perempuan di Partai Gerindra Kudus.

Dia berharap kadernya yangtergabung dalam PIRA ini bisa mengembangkan potensi lokal melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang sedang digalakkan di partainya.

“Apalagi untuk Kudus yang dikenal dengan kota sejuta UMKM ini, diharapkan kegiatan-kegiaatan yang dilaksanakan melalui pengembangan potensi lokal bisa turut mendongkrak ketahanan ekonomi keluarga,” tandas Sulistyo Utomo yang juga wakil ketua DPRD kabupaten Kudus. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.