DPRD Kaji Pembentukan Riparda Untuk Improvisasi Potensi Wisata di Kudus

oleh

Kudus, isknews.com – Badan pembuat perturan daerah (Bapemperda) DPRD Kudus melakukan kujungan kerja ke Denpasar, Bali beberapa waktu lalu. Dari kunjungan tersebut, mereka melakukan kajian membahas Rencana induk pembangunan pariwasata daerah (Riparda) untuk Kabupaten Kudus.

Agar nantinya pariwisata di Kudus bisa terintegrasi dan memaksimalkan potensi wisata daerah yang ada. Sekaligus ada improvisasi dalam menarik wisatawan yang berkunjung.

Ketua Bapemperda DPRD Kudus Achmad Yusuf Roni mengatakan, saat ini rencana induk pembangunan pariwasata daerah baru diprogramkan.

Kunjungan kerja yang membahas Riparda tersebut tidak hanya sehabatas memiliki produk hukum daerah saja. Namun juga pelaksanaan secara teknis usai disahkan Ranperda tersebut.

TRENDING :  Tak Terawat, Desa Jepang Siap Kelola Tugu Rintisan Desa Wisata
Bendungan Logung salah satu obyek wisata di Kabupaten Kudus (Foto: YM)

“Sekarang ini kami (Bapemperda) masih memikirkan dalam rangka menyusun Riparda tersebut. Ketika nanti disahkan tidak hanya sebatas punya produk hukum semata,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, sebelum Ranperda ini disahkan harus dilakukan kajian yang mendelam terlebih dahulu. Melalui langkah pendataan potensi wisata di berbagai daerah.

Hal ini perlu melibatkan beberapa pihak dalam mengintenvarisir potensi wisata. Mulai dari dinas terkait, camat, hingga kepala desa.

TRENDING :  LOGUNG WISATA RAJA AMPATNYA KUDUS

Menurut Yusuf, di Kudus mempunyai banyak potensi wisata. Seperti wisata religi hingga wisata alam. Diharapkan wisata tersebut bisa terintegrasi bersama. Wisatawan bisa berkunjung di berbagai tempat wisata yang tersedia.

“Jadi wisatawan datang ke Kudus tidak hanya berziarah saja, mereka juga bisa berkunjung ke lokasi wisata yang memiliki potensi,” tuturnya.

Di Kudus memiliki wisata yang perlu dilakukan perhatian jangka panjang. Seperti Bendungan Logung, wisata alam Ratawu, Museum Patiayam dan sebagainya.

TRENDING :  Rakor HPI Se Jateng Tingkatkan Publikasi Desa Wisata

Potensi ini diharapkan bisa dioptimalkan secara maksimal. Yang terpenting, kata Yusuf, Pemkab bisa lebih fokus dalam pembangunan wisata. Tahap demi demi tahap harus diselesaikan terlebih dahulu.

Dari Kunjungan di Denpasar, Bali kemarin, ada beberapa hal yang bisa diterapkan di Kudus. Yaitu membuat seni pertunjukan.

Hal ini bisa diterapkan di kampung-kampung maupun tempat strategis lainnya.

“Pemkab harus bisa membuat suatu seni pertunjukan dan improvisasi dalam menarik kunjungan wisatawan ke Kudus, ” katanya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :