Dua Perempuan Asal Jaken Pati Diduga Jadi Korban Pencabulan

oleh -1,001 kali dibaca

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Dua orang perempuan asal Kecamatan Jaken, Pati menjadi korban pencabulan oleh terduga RS (45) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Jaken, Selasa (04/07/2017). Dengan modus obati penyakit, para korban menuruti perintah terlapor.

“Laporan aduan sudah masuk ke kami pada Rabu kemarin, korban dan saksi-saksi sudah kami mintai keterangan. Selain itu, sejumlah barang bukti seperti satu rok panjang, satu celana kolor panjang, dan dua celana dalam milik masing-masing korban juga telah kami amankan,” ungkap Kapolres Pati, AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Jaken, AKP Teguh Heri Rusianto.

Diketahui, korban berinisial PW (43) dan LA (19) warga Kecamatan Jaken. Sedang kasus tersebut, masuk ke Mapolsek Jaken pada Rabu (05/07/2017) kemarin.

Kejadian berawal, saat kedua korban ke rumah terlapor untuk bertamu. Sesampainya, di ruang tamu mereka membicarakan penyakit yang dikatakan RS sudah menjangkiti alat kelamin kedua korban.

“Untuk mengobati penyakit itu, alat vital kedua korban harus dibersihkan. Lalu, terlapor menyuruh LA untuk membuka celana dalamnya dihadapan rekannya. Selanjutnya, LA disuruh ke kamar terlapor. Keadaan rumah saat itu sepi, hanya ada mereka bertiga,” jelasnya.

Lanjut AKP Teguh, saat dikamar itulah RS melakukan tindakan cabul kepada korban LA, dengan menggesekkan alat vitalnya kepada bagian intim korban sebanyak lima kali. Kemudian, korban dan terduga kembali duduk di ruang tamu.

“Tidak sampai disitu, ketika kedua korban berpamitan pulang. Dan sedang menghidupkan mesin sepeda motornya. Terlapor memanggil PW untuk masuk ke kamar RS, seperti korban LA terlapor juga menggeseknya sebanyak tiga kali,” bebernya.

Tandasnya, modus terduga mengobati penyakit yang mendera alat vital kedua korban. Bahkan, terlapor menakut-nakuti kedua korban, jika tidak segera diobati organ intim mereka akan membusuk.

 

“Kedua korban sudah melakukan pemeriksaan secara medis di RSUD RAA Soewondo Pati, terlapor juga sudah kami mintai keterangan. Saat ini, kasus tersebut sudah kami limpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Polres Pati,” tandasnya. (Wrn)

KOMENTAR SEDULUR ISK :