Endang: Warga Kudus Jangan Takut Didatangi Petugas Sensus Ekonomi 2016

oleh -971 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Seminggu sudah pelaksanaan sensus ekonomi 2016. Banyak kendala yang dihadapi di lapangan, di antaranya ketakutan masyarakat kepada petugas sensus yang datang untuk mendata.

image

Hal itu diungkapkan kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus Endang Tri Wahyuningsih. Menurutya, masyarakat kebanyakan khawatir akan kerahasiaan datanya. Selain itu ada juga yang khawatir data yang sudah didapatkan petugas nantinya akan berimbas pada penarikan pajak.

“Khususnya yang ada di desa rata-rata memiliki usaha kecil, kebanyakan dari mereka takut apabila nantinya setelah di sensus ada petugas yang menarik pajak,” ujarnya.

Ketakutan semacam itu, katanya, yang bisa menghambat petugas di lapangan untuk melakukan pendataan. Dirinya menegaskan data yang masuk ke BPS akan dirahasiakan dan menjamin sensus ekonomi 2016 ini tidak ada hubungannya dengan penarikan pajak.

“Nantinya data yang akan kami sajikan berupa angka, jadi masyarakat tidak perlu khawatir ditarik pajak. Kerahasiaan data akan menjadi tanggungjawab BPS,” jelasnya.

Seperti diketahui BPS melaksanakan sensus ekonomi 2016 selama satu bulan (1-31/5), yang bertujuan untuk mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi, kecuali sektor pertanian. Nantinya data yang didapatkan akan dijadikan sebagai landasan bagi penyusunan kebijakan, perencanaan, dan evaluasi pembangunan.

Sensus ekonomi dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Adapun sensus ekonomi 2016 merupakan sensus keempat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, yang mencakup semua aktifitas ekonomi dan skala ekonomi, kecuali sektor pertanian. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :