Kudus, isknews.com – Evaluasi yang dilakukan pemerintah Kabupaten Kudus mengenai pengelolaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau Kabupaten Kudus yang dimana melibatkan semua pihak dalam pengelolaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau dan dilaksanakan dalam bentuk rapat koordinasi setiap akhir tahun anggaran. Dari evaluasi tersebut pemerintah Kabupaten Kudus menemukan permasalahan yang sering menjadi permasalahan pokok dalam pengelolaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau di Kabupaten Kudus yaitu SDM.
SDM yang menjadi pokok permasalahan khususnya terjadi di SKPD terkait pelaksanaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau Kabupaten Kudus. Manajemen Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus
Planning
Segi perencanaan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Kudus dalam pengelolaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau yang meliputi Sumber Daya Manusia, anggaran, serta fasilitas. SDM yang merupakan menjadi masalah pokok dalam pengelolaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau berupa kurangnya mengenai kuantitas dan kualitas SDM. Anggaran yang tersedia dalam pengelolaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau pada tahun anggaran 2014 mencapai 138 miliyar dirasa lebih dari cukup, sehingga dalam pendanaan tidak terjadi kendala. Dan fasilitas yang tersedia pun cukup dalam melaksanakan program/kegiatan pengelolaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau Kabupaten Kudus. (YM)






