Evana, Polwan Sekaligus Atlet Takraw Terima Penghargaan dari Kapolres

oleh -326 Dilihat

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara)  – Peringatan Hari Polwan ke 69 tahun 2017 cukup spesial bagi Bripda Evana Rahmawati (21). Pasalnya, gadis yang bertugas di Polsek Welahan itu mendapatkan penghargaan dari Kapolres Jepara lantaran prestasi yang ditorehkannya saat membela Indonesia di Sea Games 2017. Evana merupakan atlet sepaktakraw nasional yang kerap membela Indonesia di berbagai event.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengapresiasi prestasi anak buahnya itu. Ia mengaku bangga akan hal tersebut. Sebagai anggota Polri, memang ada agak sedikit menggangu terkait ketugasannya. Namun karena ini tugas negara mengharumkan nama bangsa dan dia adalah salah satu andalan di timnya, pasti dia menjadi kebanggaan kita. “Biar bagaimanapun tetap menganggu karena waktu terbagi,” ujarnya.

Sementara itu, Eva mengaku keinginannya menjadi Polwan karena tak ingin menyusahkan orang tua nya yang kesulitan biaya. Ia kemudian memutuskan untuk mendaftar sebagai anggota Polri. Pertama kali ikut serta di tahun 2014, Eva mengaku sempat gagal. Namun di tahun 2015 saya daftar lagi dan masuk sampai sekarang.

“Tugas sebagai Polwan dan atlet saya jalani secara bersamaan dan sejauh ini tidak ada masalah. Karena latihan Sepaktakraw dilakukan sore hari selepas bertugas di Polsek,” imbuhnya.

Ditanya kapan mulai terjun di dunia sepaktakraw, gadis yang tinggal di Desa Kendeng Sidialit ini mengaku sudah bermain sepak takraw sejak masih SD. Saat itu ia terinspirasi oleh kakaknya yang juga atlet sepak takraw. “Kakak memang atlet takraw yang sering kalau pulang dari bertanding membawa uang sehingga kepingin,” kata adik dari Mustaqim, mantan atlet takraw nasional.

Dirinya mengatakan, mengikuti Sea Games lalu berawal dari seleksi saat PON XIX 2016 di Jawa Barat. Saat itu bakatnya dipantau oleh Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI), untuk kemudian diseleksi mengikuti ajang SEA Games. “Namun di Sea Games lalu sempat kecewa lantaran banyak dicurangi wasit saat bertanding dengan tuan rumah. Hal itu lantaran sebelumnya kita sudah berlatih keras sebelum pesta olahraga se-Asia Tenggara ini,” jelasnya.

Ke depan, katanya, saat diminta memilih untuk memikih fokus ke takraw atau ke kepolisian, ia mengaku ingin fokus dengan dunia sepak takraw, tentunya bila pimpinan mengizinkan. Nanti setelah menikah baru meninggalkan dunia takraw. “Kalau diizinkan sih ingin fokus ke takraw dulu,” tandas polwan yang berhasil menyabet perak dan perunggu Sea Games bersama kontingennya itu. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.