Faisal,” Retakan Jembatan itu Tidak Berbahaya “

oleh -940 kali dibaca

Pati,isknews.com – (07/01) Tentang retakan jembatan yang terletak di dukuh Padas desa Mojoagung kec .Pucakwangi kab.Pati menurut Kabid jalan dan jembatan PU kab.Pati,Faisal dikatakan tidak berbahaya.

Hal tersebut disampaikanya, saat ditemui di ruang kerjanya,Selasa (05/01) guna membahas kerusakan jembatan penghubung desa yang dipublikasikan oleh media isknews.com LINTAS PATI beberapa waktu lalu.Dirinya beranggapan,kalau keretakkan bagian sayap jembatan tersebut dianggap wajar dan soal ambesnya tanah disekitar jembatan itu terjadi karena kondisi tanah yang masih belum padat.

“Keretakan itu tidak masalah karena bila saya sambung menggunakan besi dikhawatirkan pondasi jembatan bisa retak dan amblesnya tanah disekitar jembatan tersebut terjadi karena kurang padat.”terang Faisal Kabid jalan dan jembatan kab.Pati.

Saat Lembaga PIN RI bertanya seperti apa penanganan dari pihak PU kab.Pati pertanyakan tentang keretakan jembatan yang terjadi dibagian sayap jembatan,akhirnya diketahui sayap jembatan yang rusak tersebut dikerjakkan oleh Swakelola PU kab.Pati.

Faisal menjawab dengan memperlihatkan Rncangan Anggaran Belanja (RAB) dan gambar spek pembutan sayap jembatan kepada awak media isknews.com LINTAS PATI dan Lembaga PIN RI.

“Kami akan datang ke lokasi dan melihat langsung,karena jembatan tersebut masih dalam proses perawatan,kami akan segera memperbaiki.”paparnya.

Namun saat Rancangan Anggaran Belanja (RAB) akan di dokumentasi beliau tidak memperbolehkan karena RAB itu sifatnya privasi dan jika mau mendokumentasi atau meminta harus melalui mekanisme yang benar.hal tersebut membuat Lembaga PIN RI angakat bicara.

“Ada apakah dengan pembangunan jembatan ini ? Kita hanya sebatas mendokumentasikan RAB saja tidak boleh.” terang Tugi Anggota Lembaga PIN RI.Atas  kejadian tersebut Lembaga PIN RI akan terus berusaha mencari tau seperti apa mekanisme pembangunan jembatan penghubung desa tersebut,dan apabila ditemukan adanya unsur-unsur bentuk kecurangan Lembaga PIN RI akan meminta kepada penegak hukum untuk mengusut tuntas.

“Kami akan terus berusaha mengklarifikasi permasalah jembatan ini sampai selesai dan kami akan mengikuti prosedur aturan untuk meminta RAB pembuatan jembatan tersebut untuk kami pelajari dan apabila ada hal yang kurang tepat dalam pembangunan jembatan tersebut ,kami akan melaporkan masalah kerusakan jembatan penghubung desa ini ke ranah hukum.” terang Anggota Lembaga PIN RI kepada awak media isknews.com LINTAS PATI.(Wibawa)

KOMENTAR SEDULUR ISK :