Ganjar: Pengembangan Inklusi Keuangan Butuh Sinergi dan Kolaborasi

oleh -127 kali dibaca

isknews.com – Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyampaikan bahwa berbagai prestasi yang dicapai oleh Provinsi Jawa Tengah khususnya terkait pengembangan inklusi keuangan tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi yang baik dengan OJK Regional 3.

“Beberapa program yang telah dilakukan bersama OJK dan Industri Jasa Keuangan antara lain program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), Program UMKM Bangkit, Sistem Informasi Akses Keuangan Daerah Terintegrasi (Srikandi) dan  Kredit/Pembiayaan Melawan Renternir. Jawa Tengah juga merupakan satu-satunya provinsi yang membuka layanan Kredit Center untuk masyarakat dalam rangka mensukseskan program restrukturisasi kredit/pembiayaan,” terangnya saat penuhi undangan pendampingan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Kepulauan Riau secara virtual, Senin (15/2/2021).

Pendampingan tersebut tidak terlepas dari keberhasilan Pemprov Jawa Tengah yang mendapatkan berbagai apresiasi dalam TPAKD Award Tahun 2020.

Kredit Center ini merupakan layanan konsultasi dan pengaduan proses restrukturisasi kredit debitur yang terdampak covid-19, yang ditangani bersama oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, OJK Regional 3, Perbankan, Perusahaan Pembiayaan, PNM dan Pegadaian.

Ganjar juga menyampaikan kiat-kiatnya dalam menggerakkan TPAKD antara lain dengan melakukan evaluasi dan pendampingan secara berkelanjutan untuk mendukung potensi masing-masing daerah, solutif menyelesaikan masalah yang muncul di masyarakat dengan tidak hanya bergantung pada dana APBD, melakukan edukasi kepada masyarakat, dan aktif berkomunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat menggunakan media sosial untuk mendengar permasalahan di masyarakat secara langsung. Menurutnya, yang tak kalah penting adalah koordinasi dan sinergi yang baik dengan OJK dan Industri Keuangan di daerah.

Terkait TPAKD, Aman Santosa, Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, menyampaikan bahwa selain untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, tujuan utama dari program TPAKD di masa pandemi ini adalah untuk mempercepat pemulihan ekonomi melalui berbagai kegiatan seperti business matching berbasis klaster UMKM, business matching untuk off taker produk UMKM, virtual expo UMKM serta program pembiayaan/kredit murah. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :