Gelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Sosialisasikan Program JKN-KIS

oleh -159 kali dibaca

Jateng, isknews.com – BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Jawa Tengah dan DIY melaksanakan kegiatan Media Gathering Tahun 2020 di Best Western Premier Solo Baru, Senin (30/11/2020).

Kegiatan yang mengundang Media yang ada di Wilayah Jawa Tengah dan DIY ini dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi dan juga sebagai wadah BPJS Kesehatan dalam memberikan informasi terbaru seputar Program JKN-KIS.

Deputi Direksi Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Dwi Martiningsih dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada media yang telah membantu BPJS Kesehatan dalam memberikan informasi kepada masyarakat tentang Program JKN-KIS.

Dwi juga menambahka, jika di masa Pandemi Covid-19 saat ini, BPJS Kesehatan selalu berusaha memberikan pelayanan yang tetap maksimal meskipun dengan layanan non tatap muka, namun hal tersebut tidak menjadi kendala BPJS Kesehatan dalam melayani peserta.

Sementara Asisten Deputi Bidang Pengelolaan Kinerja Kantor Cabang (PKKC), Marjianto memberikan sosialisasi tentang Program JKN-KIS dan Update Capaian BPJS Kesehatan di Wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Marjianto mengatakan, capaian kepesertaan JKN-KIS di Wilayah Jawa Tengah per 4 November 2020 sebesar 29.975.619 peserta dari total penduduk 36.364.049 atau sudah mencapai 82,43%. Dan untuk Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 3.344.352 peserta dari total penduduk 3.668.304 atau sudah mencapai 91,17%.

Asisten Deputi Bidang Perencanaan luran dan Keuangan, Markus Susilo menyampaikan tentang adanya Program Keringanan Pembayaran Tunggakan (Relaksasi Tunggakan) berdasarkan Perpres Nomor 64 Tahun 2020 Pasal 43 Ayat (3a) yang berbunyi, Untuk tahun 2020, pemberhentian sementara penjaminan peserta sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berakhir dan status kepesertaan aktif kembali,

Apabila peserta: a. telah membayar luran bulan tertunggak paling banyak untuk waktu 6 (enam) bulan; b. membayar luran pada bulan saat peserta ingin mengakhiri pemberhentian sementara jaminan; dan c. dengan sisa luran bulan yang masih tertunggak setelah pembayaran tunggakan luran sebagaimana dimaksud pada huruf a masih menjadi kewajiban peserta.

Dan ayat (3b) yang berbunyi, Untuk mempertahankan status kepesertaan aktif, peserta wajib melunasi sisa luran bulan yang masih terttinaaak sebagaimana riim2kstid Dada avat (3a) huruf c seluruhnya paling lambat pada tahun 2021.

Diharapkan dalam kegiatan ini BPJS Kesehatan dan Media di Wilayah Jawa Tengah dan DIY dapat terus bersinergi guna memberikan informasi positif tentang program JKN KIS kepada masyarakat luas.  (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :