Gerindra Jateng Peduli Bencana Banjir Kudus, Salurkan Bantuan Sejumlah Logistik Pangan

oleh -241 kali dibaca
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Abdul Wachid saat menyerahkan bantuan beras kepada warga terdampak banjir di Desa Setrokalangan Kaliwungu, Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Setelah hari sebelumnya hadir dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR dari Fraksi Gerindra dengan membawa sejumlah bantuan pangan dan perlengkapan rumah tangga dan kasur.

Kembali hari ini Abdul Wachid beserta rombongan hadir di kawasan banjir di Kudus dan Jepara dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.

Mengunjungi sejumlah desa terdampak banjir di Kudus, kunjungan terakhir rombongan DPD Gerindra ini menyambangi kawasan banjir terparah di Kudus yakni di Desa Setrokalangan Kecamatan Kaliwungu, Kamis (04/02/2021).

Tujuannya untuk melihat secara langsung kondisi bencana banjir yang ada di desa setempat dan masyarakat yang terdampak.

‘’Kasihan kawasan ini memang benar-benar tenggelam,’’ kata Wachid.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan beras sebanyak dua ton, untuk warga Kudus yang terdampak banjir. Selain itu, juga memberikan matras, kasur, makanan untuk balita dan makanan cepat saji.

Bantuan tersebut, sambungnya, sebagian diserahkan langsung kepada warga terdampak. Sisanya, diserahkan kepada kepala desa setempat, kemudian disalurkan kepada warga lainnya yang menjadi korban bencana. .
‘’Ini sebagai bentuk kepedulian Partai Gerindra terhadap masyarakat, terutama yang menjadi korban bencana,’’ ujarnya.

Ketua DPC Gerindra Kudus Sulistyo Utomo didampingi sejumlah pimpinan teras DPC saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media terkait program bakti sosialnya di kawasan terdampak banjir di Kudus (Foto: YM)

Pada kesempatan itu, Wachid menghimbau kepada anggota dewan dari Partai Gerindra, untuk memikirkan nasib masyarakat pasca bencana banjir. Seperti memberikan bantuan bibit padi dan pupuk. Hal ini sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat, sebab kondisi pertaniannya saat ini tidak bisa dipanen.

Sedang untuk persoalan infrastruktur, dia meminta anggota dewan segera berfikir untuk pembangunan embung di daerah rawan banjir. Jika sudah ada embung dan saluran air yang langsung bermuara ke laut, daerah yang saat ini jadi langganan banjir dikemudian hari tidak lagi.

‘’Anggota Partai Gerindra yang menjadi dewan, bisa segera komunikasi dengan kementrian terkait,’’ tandasnya.

Ditempat yang sama, ketua DPC Gerindra Kudus Sulistyo Utomo yang mendampingi kunjungan pimpinan DPD jateng tersebut mengatakan, dirinya selaku pimpinan DPRD Kudus, akan segera mendesak kepada Plt Bupati dan kepala Dinas PUPR agar segera mengusulkan kepada kementerian terkait untuk membangun infrastruktur guna mereduksi banjir, seperti pembuatan embung.

“Sebelum musim hujan, Pemkab Kudus seharusnya menyiapkan fasilitas infrastrukturnya, terutama di daerah lembah atau dataran rendah yang berpotensi terjadi banjir kala turun hujan, seperti di Desa Setrokalangan ini,” kata Sulistyo Utomo.

Menurut dia, program normalisasi sungai juga harus jalan, terutama untuk aliran sungai yang sudah mengalami sedimentasi parah agar daya tampungnya bisa maksimal sekaligus mengurangi potensi banjir.

Sementara Kepala Desa Setrokalangan, Didik Handono menuturkan, genangan di pemukiman mengalami penurunan hingga 60 sentimeter. Saat ini, tinggi genangan di pemukiman warga, hanya setinggi antara 10 sentimeter sampai 1,5 meter.
‘’Sebelumnya tinggi antara 10 sentimeter sampai 2 meter,’’ katanya.

Adapun rumah yang masih tergenang, lanjutnya, sampai Kamis siang kemarin tercatat berjumlah 300 rumah, terdiri dari 2.000 jiwa dari 450 kepala keluarga (KK). Sedang bantuan sembako yang diterima untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dinilai sudah sangat cukup.

‘’Bantuan itu datang dari berbagai unsur masyarakat,’’ ungkapnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.