Ginting Taklukkan Wakil Chinese Taipei, Target Tampil Konsisten hingga Final

oleh -148 Dilihat
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, berhasil melangkah ke babak 16 besar Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 setelah menaklukkan wakil Chinese Taipei, Zheng Ying Wu, dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-17, Rabu (21/10/2026).

Bertanding di hadapan pendukung bulu tangkis di Kudus, Ginting harus melewati pertandingan yang berlangsung ketat. Meski mampu mengamankan kemenangan dalam dua gim, Zheng Ying Wu memberikan perlawanan sengit hingga akhir pertandingan.

Pada gim pertama, Ginting berhasil mengendalikan permainan dan menutup gim dengan skor 21-17. Persaingan kembali berlangsung ketat pada gim kedua. Ginting bahkan sempat tertinggal beberapa poin, tetapi mampu menemukan ritme permainan yang tepat untuk membalikkan keadaan dan kembali menang dengan skor 21-17.

Usai pertandingan, Ginting mengaku bersyukur bisa menyelesaikan laga tanpa cedera. Ia menyebut pertandingan tersebut tidak mudah karena harus beradaptasi dengan kondisi lapangan, terutama perbedaan pengaruh menang dan kalah angin.

“Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera dan bermain baik. Hari ini memang laga cukup ketat dari awal sampai gim kedua akhir. Di gim kedua sempat ketinggalan beberapa poin, tetapi saya mencoba untuk terus mencari ritme dan pola permainan yang tepat,” ujar Ginting.

Ia menjelaskan, kondisi lapangan pada gim kedua menjadi salah satu tantangan yang harus diatasi. Untuk itu, Ginting berusaha menjalankan instruksi pelatih agar tetap mampu mengendalikan permainan dan mengamankan kemenangan.

“Gim kedua tadi ada kendala di menang-kalah angin dan saya mencoba menerapkan instruksi pelatih dengan baik,” jelasnya.

Di luar hasil pertandingan, Ginting juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Kudus yang memadati arena pertandingan. Menurutnya, tingginya jumlah penonton menunjukkan besarnya dukungan masyarakat terhadap olahraga bulu tangkis, terlebih dengan adanya akses tiket gratis dalam turnamen tersebut.

“Euforia di Kudus bagus banget. Hari ini yang nonton banyak dan tiketnya gratis juga. Pastinya antusias dari warga Kudus besar sekali,” ungkapnya.

Kudus juga menyimpan kenangan tersendiri bagi Ginting. Ia mengaku pernah datang ke kota tersebut sekitar 2010 atau 2011 untuk menjalani tes bulu tangkis. Kala itu, ia datang bersama orang tuanya, sedangkan kunjungannya kali ini ditemani istri dan anaknya.

“Beberapa tahun lalu saya juga pernah ke sini, di tahun 2010 atau 2011 saya melangsungkan tes. Jadi ada memori sedikit, kalau dulu ke sini sama orang tua, kalau sekarang sama anak dan istri,” tuturnya.

Aksi atlet Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: Istimewa)

Meski berhasil mengamankan kemenangan, Ginting mengakui performanya belum sepenuhnya kembali ke level terbaik. Ia masih berupaya menemukan ritme permainan yang konsisten dan menilai proses tersebut membutuhkan waktu, mengingat kondisi serta tantangan yang dihadapi saat ini berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu.

“Saya masih terus mencari performa saya. Tadi juga di gim pertama dan kedua bisa dibilang balik seratus persen juga belum, cuma memang pelan-pelan. Memang butuh waktu juga buat cari performa yang kayak dulu lagi. Apalagi sekarang dengan situasi dan umur pasti ada perbedaan dari beberapa tahun lalu, jadi memang itu yang harus dicari di lapangan,” katanya.

Pada babak 16 besar, Kamis (22/10/2026), Ginting dijadwalkan menghadapi sesama pemain Indonesia, Richie Duta Richardo. Ia mengaku sudah cukup mengenal karakter permainan Richie karena keduanya kerap bertemu dalam sesi latihan. Namun, menurutnya, pertandingan resmi memiliki tekanan dan situasi berbeda dibandingkan latihan.

“Besok akan bertemu Richie Duta Richardo. Kami sudah sering bertemu di latihan, jadi sudah tahu kebiasaan, kelemahan, dan kelebihan masing-masing. Cuma memang di lapangan pertandingan akan beda tekanannya dan situasinya juga akan beda,” jelasnya.

Menghadapi laga berikutnya, Ginting akan lebih dahulu mengevaluasi pertandingan sebelumnya dan memaksimalkan pemulihan kondisi fisik. Ia ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin agar dapat tampil lebih konsisten pada setiap pertandingan.

“Yang terpenting kalau saya pribadi mau mempersiapkan diri sendiri dengan maksimal. Match tadi juga cukup ketat, jadi setelah ini harus evaluasi lagi, akan melawan Richie bagaimana dan recovery dengan maksimal,” tambahnya.

Ginting menegaskan, targetnya di Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 adalah menjaga kualitas permainan dari hari ke hari. Ia berharap bisa terus meraih hasil positif hingga mencapai partai final.

“Targetnya terus main bagus aja setiap hari sampai final,” pungkasnya.

Kemenangan atas Zheng Ying Wu menjadi modal awal bagi Ginting untuk melanjutkan perjuangan di turnamen tersebut. Tantangan berikutnya menghadapi Richie Duta Richardo akan menjadi ujian penting bagi konsistensi permainan dan upayanya menemukan kembali performa terbaik di Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.