Grand Final Duta GenRe Kudus 2025, 20 Finalis Adu Prestasi dan Kreativitas

oleh -733 Dilihat
Potret finalis Duta GenRe Kudus, pada malam Puncak Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Kudus 2025. Rabu (8/10/2025). (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Puncak Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Kudus 2025 resmi digelar malam ini.

Sebanyak 20 finalis tampil penuh percaya diri, menunjukkan bakat, kreativitas, sekaligus gagasan terbaik mereka untuk memperebutkan gelar Duta GenRe Kudus 2025.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kudus, Putut Winarno, menjelaskan, proses seleksi Duta GenRe tahun ini berlangsung cukup panjang. Dimulai sejak Februari hingga Maret 2025 melalui tahap infiltrasi, yang hasilnya diumumkan pada 24 Maret.

“Seleksi tahap pertama digelar 13 April dengan penilaian wawasan, kemampuan komunikasi, dan pemahaman peserta terhadap program GenRe. Kemudian pada 13 Mei, para peserta menampilkan karya kreatif bertema Remaja Hebat Indonesia Kuat. Dari situ disaring hingga menjadi 20 besar yang tampil di grand final malam ini,” terang Putut.

Menurutnya, para finalis mayoritas merupakan pelajar SMA dan mahasiswa berusia 16–20 tahun. Mereka tidak hanya dinilai dari kecakapan berbicara, tetapi juga dari visi, karya, serta kemampuan menyampaikan pesan positif terkait remaja sehat dan berprestasi.

“Yang kami lihat bukan sekadar penampilan, tetapi juga gagasan. Bagaimana mereka bisa menjadi inspirasi dan memberi dampak nyata bagi teman sebayanya,” jelasnya.

Putut menegaskan, Duta GenRe bukan hanya soal siapa yang menjadi juara, melainkan peran semua finalis sebagai agen perubahan.

Mereka diharapkan menjadi sahabat sebaya dalam menyosialisasikan isu penting di kalangan remaja.

“Tugas mereka menyampaikan pesan tentang kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, serta bahaya narkoba. Dengan bahasa anak muda, mereka akan lebih mudah diterima oleh teman-teman sebayanya,” tandas Putut.

Dalam grand final, peserta juga ditantang untuk menjawab pertanyaan juri dan menyampaikan visi mereka sebagai Duta GenRe.

Dewan juri berasal dari unsur pemerintah, akademisi, praktisi profesional, hingga pegiat kepemudaan. Penilaian tidak hanya pada performa panggung, tetapi juga substansi gagasan yang relevan dengan tantangan remaja masa kini.

Harapannya, melalui ajang ini, Kabupaten Kudus dapat melahirkan duta-duta remaja yang mampu menjadi teladan dan berkontribusi nyata dalam mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :