Gudang Pabrik Rokok Ilegal di Jekulo Digrebeg Tim Gabungan

oleh -1.556 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Berlokasi di Dukuh Pulutan, Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo Kudus, Jawa Tengah, tim Bea Cukai Kudus bersinergi dengan Satreskrim Polres Kudus dan SUBDENPOM Pati telah berhasil melakukan penindakan terhadap bangunan/ rumah yang digunakan sebagai tempat  mengemas dan menimbun Barang kena Cukai (BKC) rokok  ilegal. Sebanyak 924.500 batang berjenis sigaret kretek mesin (SKM) dengan total perkiraan nilai barang Rp 942.990.000,- berhasil diamankan petugas. Dari hasil penindakan ini, setidaknya potensi kerugian negara sebesar Rp  619.710.840,- berhasil diselamatkan.

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Gatot Sugeng Wibowo, Sabtu (10/7/2021).

Ia menjelaskan, Penindakan bermula dari  informasi warga tentang adanya bangunan/rumah yang digunakan sebagai tempat mengemas dan menimbun Barang kena Cukai (BKC) berupa rokok yang diduga illegal di wilayah Kudus pada hari Kamis (08/07) pukul 13.31.

Tim Bea Cukai Kudus segera menuju lokasi. Sekitar pukul 14.00 WIB, tim berhasil menemukan titik lokasi bangunan sesuai informasi. Di tempat tersebut sedang terjadi kegiatan mengemas dan digunakan untuk menimbun rokok illegal. Tim segera melakukan penindakan terhadap bangunan tersebut.

Adapun barang bukti yang ditemukan antara lain 40 karton berisi 466.200 rokok batangan jenis SKM Reguler, 11 karton berisi 187.500 rokok batangan jenis SKM Mild, 1.400 batang rokok jenis SKM merek “Trump MILD”  dilekati pita cukai diduga palsu, serta ratusan batang lainnya merupakan rokok jenis SKM dengan berbagai merek antara lain “LAris Mild”, “SMD”, “L.4. BOLD”, “BLITZ”, “Super BROwising MILD”, “Fajar BOLD” yang ditemukan tanpa dilekati pita cukai.

BW sang pemilik bangunan ditemukan di dalam kamar, setelah melalui penggeledahan paksa yang dilakukan oleh tim Bea Cukai Kudus dan disaksikan oleh Satreskrim Polres Kudus, SUBDENPOM Pati, Kepala RW dan Kepala Dukuh. Ditemukan pula barang-barang penolong yang berkaitan dengan kegiatan mengemas dan mengedarkan rokok ilegal yang dilakukannya.

Atas pemilik barang (BW), penghuni bangunan (RMP), pekerja pengemas (N, S, dan NF) berikut dengan barang bukti rokok ilegal dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk dilakukan pemeriksaan. Lebih lanjut BW telah ditetapkan sebagai tersangka, atas kegiatan dan tindakan yang dilakukan telah memenuhi unsur pelanggaran pidana pasal 50  jo 54 UU Cukai. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :