Gunakan Logo Yang Tak Berizin, DPD IKADIN Jateng Akan Pidanakan

oleh -733 kali dibaca

Semarang, isknews.com – Kini beredar informasi ada IKADIN tandingan di Jateng, bahkan sudah berjalan akan ada pelantikan dari kubu Anonim. Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Jateng melangsungkan pelantikan puluhan advokat pada April 2021 lalu. Dalam hal ini IKADIN yang sah sesuai SK Menkumham RI No : AHU-0014142.AH.01.07.Tahun 2015 tertanggal 6 November 2015. 

Hal itu dikatakan Ketua IKADIN Jateng melalui Humas Dio Hermansyah Bakrie, SH dalam Pers Rilisnya. Menurutnya, saat ini ada oknum yang menggunakan nama, lambang dan logo Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) dalam kegiatan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Dan saat ini masih dalam pencarian tentang oknum tersebut. 

“Sebagaimana pasal 2 ayat (1) Undang-undang No. 18 tahun 2003 tentang Advokat menyebutkan : Yang dapat diangkat sebagai Advokat adalah sarjana yang berlatar belakang pendidikan tinggi hukum dan setelah mengikuti pendidikan khusus profesi Advokat yang dilaksanakan oleh Organisasi Advokat,” Papar Pria yang akrab di panggil Herman ini dalam keterangan pers tertulisnya, Kamis Sore (23/9/2021). 

Penjelasan isi surat juga menegaskan, Pengurus DPD IKADIN JAWA TENGAH sangat keberatan dengan dicantumkannya nama, lambang dan logo IKADIN dalam pamflet/poster atau dalam bentuk apapun juga, tanpa seijin pengurus IKADIN yang sah. 

Bahwa untuk menghindari permasalahan hukum dikemudian hari atas pelaksanaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat maupun kegiatan lainnya yang mencantumkan nama, logo dan lambang IKADIN, Kami menghimbau kepada Universitas dan masyarakat umum agar lebih teliti dan tidak tertipu oleh pihak-pihak yang mengatasanamakan Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN). 

Di akhir isi surat IKADIN menyampaikan bahwa pihak-pihak yang merasa khawatir, untuk bisa konfirmasi dan  menghubungi sekretariat DPD IKADIN Jawa Tengah Jl. Nangka Barat No. 2, Kel. Lamper Kidul, Kec. Semarang Selatan, Kota Semarang. (ADH/*)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.