Guru dan Karyawan YBPM Masehi Dilatih Service Recovery Tangani Komplain Secara Profesional

oleh -149 Dilihat
Pemateri dari Bank BNI Kantor Cabang Kudus memaparkan materi Effective Complaint Handling and Service Recovery kepada guru dan karyawan Yayasan Bina Pelayanan Masehi di Griya Kinasih, Jumat (13/2/2026). (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Guru dan karyawan di bawah naungan Yayasan Bina Pelayanan Masehi (YBPM) mengikuti workshop bertema Effective Complaint Handling and Service Recovery yang digelar bersama tim Bank BNI Kantor Cabang Kudus, Jumat (13/2/2026) di Griya Kinasih. Kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan kemampuan pelayanan, khususnya dalam menangani keluhan dari orang tua dan peserta didik secara profesional.

Ketua Yayasan YBPM, Kristian Hartono, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya yayasan dalam memperkuat kualitas layanan di lingkungan sekolah Masehi, mulai jenjang PAUD hingga SMA.

“Pelatihan ini bertujuan memperlengkapi guru dan karyawan agar mampu memberikan pelayanan yang ekstra dan terbaik kepada orang tua maupun anak didik. Karena kita bergerak di bidang jasa pendidikan, pelayanan menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh guru dan karyawan dilibatkan agar memiliki pemahaman yang sama dalam menghadapi berbagai bentuk komplain yang kerap muncul di dunia pendidikan.

Direktur Sekolah Masehi, Prawito, menambahkan bahwa keluhan dari orang tua maupun siswa merupakan hal yang tidak bisa dihindari dalam dunia pendidikan. Namun, komplain tersebut justru perlu disikapi secara bijak sebagai bahan evaluasi.

“Komplain bukan sesuatu yang harus dijauhi, tetapi menjadi koreksi diri. Dengan sikap, gestur, dan cara berkomunikasi yang baik, emosi dari pihak yang mengeluh biasanya akan mereda,” jelasnya.

Ia menyebut, kegiatan ini merupakan kerja sama perdana dengan BNI Kudus dan bersifat insidental sesuai kebutuhan peningkatan kapasitas layanan. Ke depan, pelatihan serupa berpeluang digelar kembali secara berkala dengan topik yang relevan.

Sementara itu, Staf Pemasaran BNI, Erma Halida, mengaku pihaknya merasa terhormat dapat berbagi pengalaman kepada para pendidik dan tenaga kependidikan YBPM Masehi.

“Kami berbagi materi tentang cara menghadapi komplain, pentingnya grooming, serta body language agar tetap tenang dan bijak saat menghadapi keluhan dari wali murid maupun siswa,” terangnya.

Erma menambahkan, berbagi pengetahuan mengenai penanganan keluhan bukan hal baru bagi BNI, karena dalam dunia perbankan pihaknya juga bergerak di sektor jasa yang menuntut pelayanan prima kepada nasabah.

“Prinsipnya sama, di perbankan melayani nasabah, di sekolah melayani murid dan wali murid. Semua membutuhkan kemampuan komunikasi dan pengelolaan emosi yang baik,” pungkasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :