Harapan Guru Wiyata Masuk Dapodik Segera Terwujud

oleh -207 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Peringatan Hari Guru tahun 2022 yang digelar dengan meriah dan penuh keceriaan di beberapa kecamatan di Kudus, ternyata dibalik semua itu ada kesedihan yang tersembunyi.

Kesedihan yang tidak terlihat dipermukaan tersebut, dirasakan oleh para Guru Wiyata atau Guru Tidak Tetap (GTT) yang disetiap kecamatan jumlahnya mencapai ratusan. Dari keterangan yang dihimpun isknews.com, kesedihan itu berpangkal karena para guru wiyata tersebut tidak bisa masuk Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Padahal, para guru wiyata tersebut sudah mengabdi bertahun-tahun. Dengan tidak masuknya mereka dalam Dapodik, maka kesempatan mengikuti tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi tertutup.

“Karena tidak bisa masuk Dapodik, kesempatan mengikuti tes PPPK tertutup dan masa depan kita menjadi tidak jelas,” kata salah seorang guru wiyata yang wanti-wanti tidak disebut identitasnya.

Belasan guru yang saat itu datang di perayaan Hari Guru Wilayah Dawe, mengaku sedih karena Dapodik Kabupaten Kudus ditutup sejak 2017 lalu dengan alasan yang tidak jelas. Untuk itu, mereka berharap Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus membuka kembali saaluran untuk bisa masuk Dapodik.

Menanggapi keluhan tersebut Kepala Dinas Disdikpora Kudus, Harjuno Widada didampingi Kabid Dikdas Anggun Nugroho mengatakan, Dapodik akan dibuka kembali minggu pertama atau minggu kedua bulan Desember ini. Hanya saja, kalau sebelumnya sekolah bisa memasukkan data guru ke Dapodik, kali ini akan dipusatkan ke dinas.

“Kita sedang melakukan pendataan guru wiyata yang ada di Kudus. Setelah itu kita akan sebarkan edaran ke sekolah-sekolah untuk menginput guru wiyata dari sekolah-sekolah yang ada di Kudus,” jelasnya.

Ditambahkannya, komponen disetiap sekolah terdiri dari kepala sekolah, guru pendidikan agama Islam (PAI), guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK) dan guru kelas. Jika semua komponen tersebut sudah terpenuhi, harusnya sudah tidak ada guru wiyata atau GTT.

“Itu yang sedang kita data. Setelah pendataan baru Dapodik kita buka lagi dan harapan kita secepatnya supaya guru wiyata masuk Dapodik karena itu syarat mengikuti tes PPPK,” tegasnya. (jos)

KOMENTAR SEDULUR ISK :