Harga Lebih Murah, Warga Kecamatan Mejobo Padati Pasar Murah

oleh -927 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Warga Kecamatan Mejobo menyerbu pasar murah yang digelar Pemkab Kudus melalui Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disdagsar) Selasa(21/6). Hadir dalam acara itu Sekda Kudus Nor Yasin, yang sekaligus membuka kegiatan pasar murah 2016.

Hadir pula dalam acara tersebut Plt Kepala Disfagsar Sudiharti, Kepala Dinas Cipkataru Sumiyatun, para Camat, Kapolsek Mejobo, Kepala Desa se Kecamatan Mejobo, beserta beberapa perwakilan dari SKPD dan jajaran Forkopimda Kabubapaten Kudus.

Yasin mengatakan, kegiatan pasar murah ini bertujuan membantu meringankan beban masyarakat, seiring kenaikan berbagai harga sejumlah komoditas. Seperti sembako, daging, sayuran, dan lain sebagainya.

Selain itu, katanya, kegiatan semacam ini juga dapat membuat masyarakat dan Pemkab Kudus semakin dekat. “Jadi silaturahmi itu lebih terjaga dan masyarakat semakin mengenal pemimpinnya,” katanya.

Dia menambahkan, kegiatan pasar murah ini akan berlangsung selama tiga hari dengan rincian setiap harinya tiga kecamatan. Adapun yang dijual dalam pasar murah kali ini dijami lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Yasin mencontohkan seperti beras di pasaran harga berada pada kisaran Rp 8.500 per kilogram, di pasar murah dijual Rp 7.800 per kulogram. Gula pasir hingga saat ini masih bertahan pada harga  Rp 15.500 per kilogram, dijual di pasar murah hanya Rp 14 ribu per kilogram. Selain itu, lanjutnya, ada juga elpiji yang langsung bekerja sama dengan agen dan dijual dibawah HET Gubernur Rp 15.500, di pasar murah dijual seharga Rp 15 ribu untuk elpiji 3 Kg.

“Itu karena harganya sudah di subsidi Pemkab, sehingga harga bisa di bawah pasaran. Kita juga bekerjasama dengan swalayan dan toko modern yang ada di Kudus. Jadi masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke mall tinggal datang ke kecamatan sudah dapat barang apalagi sudah di subsidi harganya, pasti lebih murah,” jelasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :