Harga Minyak Goreng Rp14 ribu per Liter, Toko Retail Modern di Kudus ini Diserbu

oleh -7.113 kali dibaca
Foto : Terlihat konsumen sedang memilih minyak goreng untuk kebutuhan mereka. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Pemerintah menerapkan kebijakan satu harga untuk minyak goreng kemasan dengan harga Rp 14.000 per liter mulai hari ini, Rabu (19/1/2022). Pantauan isknews.com di Super Indo Agil Kudus, terlihat konsumen berbondong-bondong membeli minyak goreng.

“Pemberlakuan kebijakan dari pemerintah satu harga untuk minyak goreng yakni sebesar Rp 14.000 per liter dimulai pada hari Rabu tanggal 19 Januari 2022 di seluruh Indonesia,” kata Store Leader Super Indo Agil Kudus, Devi Mustikawati kepada isknews.com, Rabu (19/1/2022).

“Mulai ramai disini jam 11 siang tadi, pembeli menyerbu. Untuk Stok saat ini kami pastikan aman,” tambah devi

Pemerintah memastikan agar masyarakat dapat memperoleh harga minyak goreng kemasan dengan harga terjangkau Rp 14.000 per liter. Penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) menurutnya, dinilai mampu meningkatkan jumlah penjualan.

Pasalnya, lanjut Devi, ketika harga tinggi Rp 20 ribuan per liter, penjualan minyak goreng hanya satu karton per hari.

Di Super Indo sendiri, setiap konsumen hanya dapat membeli maksimal dua liter minyak goreng, “Untuk kemasan pouch, maksimal pembelian dibatasi dua liter per hari, Untuk kemasan dirijen 5 liter, maksimal pembelian 1 dirijen,” ujarnya.

Salah seorang pembeli, Nila (24) menyambut baik soal kebijakan pemerintah dalam hal penyediaan minyak goreng murah untuk masyarakat dengan harga Rp14.000 per liter.

Kebijakan tersebut diharapkan bisa meringankan masyarakat. “Alhamdulillah kalau memang ada kebijakan penyediaan minyak dengan harga yang murah. Tentu ini kami sambut dengan sangat bahagia,” ujarnya. Kamis (7/1/2022).

Senada dengan Nayla Rofiati‎ (30) warga Loram Kulon, Kabupaten Kudus, merasa beruntung bisa mendapatkan harga tersebut. Diakuinya, saat harga mahal, Ia merasa kesulitan mencari minyak goreng harga miring.

“Beruntung hari Rabu (19/1/2022) ini, usai peroleh info ada penyesuaian harga minyak goreng, langsung beli,” paparnya.

Sementara dari laman Kemenko Perekonomian, untuk kebijakan satu harga di pasar tradisional diterapkan bertahap selambat-lambatnya sepekan sejak kebijakan dimulai.

“Namun, khusus untuk pasar tradisional diberikan waktu penyesuaian selambat-lambatnya satu minggu dari tanggal pemberlakuan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :