Kudus, isknews.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus merilis perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) November 2025.
Sejumlah komoditas pangan mengalami fluktuasi tajam, namun penurunan harga telur ayam ras dan daging ayam ras menjadi faktor utama yang menahan inflasi bulan ini.
Telur ayam ras tercatat memberi andil deflasi terbesar secara month-to-month (M-to-M) sebesar -0,031.
Daging ayam ras menyusul dengan andil -0,024.

Komoditas lain seperti salak (-0,018), beras (-0,007), dan semangka (-0,006) juga turut menekan laju inflasi.
Statistisi Ahli Madya BPS Kudus, Kusuma Agung Handaka, menjelaskan bahwa turunnya harga ayam dan telur dipengaruhi oleh membaiknya pasokan dari peternak.
“Biaya pakan yang mulai stabil membuat peternak bisa menjaga produksi dengan lebih baik. Dampaknya terlihat jelas pada stabilisasi harga telur dan daging ayam di pasar,” ujarnya.
Meski demikian, inflasi bulanan tetap terdorong oleh naiknya sejumlah komoditas hortikultura.
Bawang merah menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil 0,041.
Disusul cabai merah (0,027), emas perhiasan (0,025), cabai rawit (0,024), dan tomat (0,023).
Kusuma menuturkan bahwa cuaca dan distribusi yang belum sepenuhnya pulih menjadi faktor utama kenaikan harga tersebut.
“Menjelang akhir tahun, permintaan bawang dan cabai meningkat, tetapi pasokannya turun dibandingkan bulan sebelumnya. Cuaca juga memengaruhi kelancaran distribusi dari sentra produksi,” jelasnya.
Secara year-on-year (Y-on-Y), emas perhiasan masih menjadi penyumbang inflasi tahunan terbesar dengan andil 0,50.
Komoditas lain yang mendorong inflasi tahunan adalah cabai merah (0,29), tarif rumah sakit (0,15), mobil (0,13), dan beras (0,12).
Beberapa komoditas justru memberi andil deflasi tahunan, seperti bawang putih (-0,08), telepon seluler (-0,06), laptop/notebook (-0,02), semangka (-0,02), dan tomat (-0,02).
Kusuma menyebut penurunan harga perangkat elektronik dipengaruhi persaingan pasar yang semakin kompetitif.
“Produsen gencar merilis seri baru, sehingga harga model sebelumnya turun cukup signifikan,” terangnya. (YM/YM)








