Hartopo Minta Rutan Serius Terapkan Protokol Kesehatan

oleh

Kudus, isknews.com – Plt. Bupati Kudus H.M. Hartopo beserta unsur Forkopimda meninjau langsung rumah tahanan (rutan) kelas IIB, Selasa (7/7/2020) siang. Pemkab Kudus ingin memastikan penerapan protokol kesehatan dilingkungan Rutan. Dalam kunjungannya, Plt. Bupati masih menjumpai penghuni warga binaan yang tidak memakai masker.

H.M. Hartopo mengingatkan penghuni untuk terus menerapkan protokol kesehatan di tahanan. Apalagi, mereka selalu berinteraksi dengan penghuni lainnya. Penggunaan masker penting untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Ini kok masih banyak yang belum menggunakan masker. Ayo maskernya dipakai. Jangan lupa untuk terus menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya kepada warga binaan.

TRENDING :  Kapolres Pimpin Apel Operasi Keselamatan Candi 2019

Justru kata Hartopo, yang dikhawatirkan adalah dari para pertugas rutan sendiri, karena mereka dapat kemanapun dan bertemu dengan siapapun. Untuk itu lanjut dia, hal ini yang perlu diantisipasi agar tidak menjadi OTG dan menularkan kepada yang ada didalam rutan. Karena bila ada satu warga binaan yang tertular, maka rutan bisa menjadi klaster penularan.

Untuk itu lanjut Hartopo, pihaknya selaku ketua Tim Gugus Tugas Pecepatan Penanganan Covid-19 sudah meminta kepada kepala rutan agar mereka yang berkunjung harus benar – benar diawasi dan dalam kondisi sehat serta harus memakai masker. Bahkan bila ada warga binaan yang mengalami batuk, demam dan sebagainya agar segera melakukan koordinasi dengan puskesmas setempat. Sedangkan bagi tahanan baru, maka pihaknya akan melakukan swab dan jangan sampai ditunda – tunda. Apalagi ruang isolasi di rutan Kudus juga sangat terbatas sekali.

TRENDING :  Polres Kudus Laksanakan Apel Gelar Pasukan Pengamanan Aksi Demo 212

Hartopo mengapresiasi pihak rutan yang telah melengkapi berbagai fasilitas untuk menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya juga meminta agar lapas segera berkoordinasi dengan Pemkab Kudus khususnya Dinas Kesehatan maupun RSUD apabila ada penghuni lapas yang diindikasi memiliki gejala Covid-19. Apalagi saat ini Kabupaten Kudus telah memiliki alat tes RT-PCR sehingga dapat mengindentifikasi penderita Covid-19 dengan cepat. Pihak lapas diminta memastikan semua penghuni yang masuk dalam keadaan sehat.

TRENDING :  Sambut Kemerdekaan RI ke-72, Rutan Kelas IIB Kudus Usulkan Remisi 81 Napi

“Tolong jika terdapat penghuni lapas yang memiliki gejala Covid-19 segera berkoordinasi dengan kami. Nanti langsung kita tes apakah benar-benar terindikasi Covid-19. Pastikan semua penghuni sehat, nggih,” tuturnya

Sementara itu Kepala Rutan Kelas IIB Kudus, Suprihadi mengatakan bahwa kapasitas rutan berjumlah 105 orang, yang terdiri dari 38 tahanan dan 67 narapidana. Sehingga dengan jumlah itu bisa dilakukan phisycal distancing. “Dengan adanya asimilasi memang sangat terbantu sekali rutan Kudus, yakni sebesar 40%. Sebelum pandemi jumlah warga binaan mencapai 200 an orang,” terangnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :