Hartopo Puji Kinerja PMI Kudus

oleh

Kudus, isknews.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kudus kembali menggelar Musyawarah Kerja Tahun 2020. Sejumlah inovasi pelayanan masyarakat dibahas dalam kegiatan yang dipusatkan di Kantor PMI Kudus, Kamis (16/1) pagi. Diantaranya Blood-Jek, Bantuan Sosial Bedah Rumah, kursi roda, dan bantuan terhadap korban bencana alam.

Salah satu inovasi yang akan diperkenalkan ke publik dan menjadi andalan PMI Kudus yakni Blood-Jek. Layanan ini merupakan layanan pengantaran darah kepada warga yang membutuhkan. Nantinya, ada kurir yang menggunakan sepeda motor untuk mobilitas pengantaran.

TRENDING :  Balai PSDA Lakukan Bersih Sungai Gelis Kudus

Selain itu, menurut data yang kami peroleh, kegiatan Bulan Dana PMI tahun 2019 berjalan lancar dan berhasil menghimpun total dana sebesar 1,1 miliar. Dana tersebut berasal dari elemen masyarakat dan donatur untuk kegiatan sosial PMI Kudus. Kedepan, PMI Kudus dapat meningkatkan capaian kinerja tahun 2019 agar dapat membantu masyarakat dengan maksimal.

Plt. Bupati Kudus Hartopo yang membuka acara Musyawarah Kerja tersebut mendukung inovasi yang dilakukan PMI Kudus. Ia mengaku, PMI Kudus memang sudah seharusnya untuk berkontribusi dan berbuat banyak bagi masyarakat. Tak pelak jika ia berujar Pemkab Kudus akan mendukung penuh program-program PMI Kudus.

TRENDING :  Hari ini Pemerintah Desa di Kecamatan Kaliwungu & Kota Ikuti Pelatihan aplikasi Siskeudes

“Capaian PMI sudah bagus. Apalagi, berhasil kumpulkan dana 1,1 miliar untuk kegiatan sosial. Memang sudah seharusnya PMI dekat dengan masyarakat. Pemkab tentu akan mendukung program-program sosial dan inovasi yang dicanangkan,” jelasnya.

TRENDING :  Ramai Peziarah Jelang Ramadhan, Berkah Penjual Bunga dan Parkir Dadakan

Selain itu, Hartopo juga berpesan bahwa relawan ataupun pegawai yang bekerja di PMI Kudus selalu mengutamakan kerja sebagai ibadah. Mengingat, PMI merupakan organisasi sosial yang bergerak di masyarakat. “Saya harapkan bapak/ibu relawan maupun yang bekerja di PMI harus punya jiwa sosial tinggi. Kalau kerja diniatkan ibadah dan ikhlas karena ini pelayanan langsung dengan masyarakat,” pungkasnya. (FA/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :