Hatedu, Momentum Mencipta Karakter Teater Jepara

oleh -324 Dilihat

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Ratusan seniman dan pegiat seni teater di Kabupaten Jepara peringati Hari Teater Sedunia (Hatedu) sejak kemarin, Senin (27/03). Beragam kegiatan digelar, mulai dari pentas teater, workshop teater, hingga sarasehan.

Ketua Bidang Seni Modern pada Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Jepara Sarjono menyampaikan, pada peringatan Hatedu ke 55 tahun ini, diharapkan menjadi momentum menciptakan karakter pementasan teater Jepara. Pasalnya, sejauh ini pementasan teater Jepara belum memiliki ciri.

“Mestinya kelompok-kelompok teater di Jepara memiliki karakter pementasan yang khas, karena selama ini bentuk-bentuk pementasan teater Jepara ya, sama dengan kelompok-kelompok teater pada umumnya,” ujar Sarjono usai sarasehan di halaman parkir Museum Kartini Jepara, Selasa (28/03).

Untuk menciptakan karakter yang khas, Sarjono melanjutkan, seni teater modern dapat dikolaborasikan dengan seni teater tradisional. Itu seperti pedalangan, kethoprak atau emprak. Sehingga, selain akan menjadi ciri khas, kolaborasi itu akan membuat seni teater bisa dengan mudah diterima masyarakat.

“Apalagi jika dipadukan dengan seni Emprak. Kesenian tradisional yang satu ini asli dari Jepara dan sekarang sudah hampir punah. Di Emprak juga ada alur cerita yang diperankan tokoh-tokoh sama seperti seni teater modern,” beber Sarjono.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara Agus Tri Harjono. Di hadapan ratusan peserta sarasehan Agus menyampaikan, langkah lain yang bisa dilakukan untuk menemukan karakter teater Jepara adalah, dengan menggunakan dialeg Jepara di dalam dialog saat pementasan. Sebab, masing-masing daerah memiliki dialeg yang berbeda-beda.

Selain sarasehan, peringatan Hatedu di Jepara yang diprakarsai Komite Teater DKD Jepara, juga diramaikan dengan pementasan beberapa perwakilan  teater di Jepara. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :