HET Dicabut, Harga Minyak Goreng Kemasan Kembali Naik

oleh -293 kali dibaca
Salah satu pedagang di Pasar Jekulo Kudus

Kudus, isknews.com – Minyak goreng di Kudus sudah mulai langka sejak Februari lalu, bahkan harga  juga merangkak naik. Kementerian Perdagangan bahkan sudah menetapkan HET minyak goreng kemasan dengan harga Rp.14.000/liter.

Namun disejumlah toko bahkan pasar tradisional, meski sudah ada HET para pedagang tetap menjual diatas Rp.14.000/liter khususnya adalah merk – merk terkenal. Pemkab Kudus sendiri sudah beberapa kali melakukan operasi pasar (OP) minyak goreng dibeberapa desa dengan harga Rp.14.000/liter.

Sementara itu, sebelumnya pada Selasa (15/3/2022) dalam rapat Evaluasi Kebijakan Distribusi dan Harga Minyak Goreng di Istana Kepresidenan, Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi  bakal menerbitkan aturan kenaikan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng curah jadi Rp. 14 ribu per liter yang berlaku mulai Rabu (16/3/2022) ini.

Pada kesempatan itu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah memperhatikan situasi saat ini, terutama imbas ketidakpastian global yang menyebabkan kenaikan harga pasokan energi dan pangan yang mengakibatkan kelangkaan, termasuk ketersediaan CPO untuk minyak goreng.

“Pemerintah memutuskan bahwa akan mensubsidi minyak kelapa sawit curah sebesar Rp14 ribu per liter dan subsidi akan diberikan berbasis kepada dana dari BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit),” kata Airlangga konferensi pers usai menghadiri rapat tersebut.

Berdasarkan kondisi tersebut, pemerintah memutuskan untuk menetapkan harga minyak goreng curah di masyarakat sebesar Rp.14 ribu per liter. Sebelumnya, pemerintah menetapkan HET minyak goreng curah Rp.11.500 per liter. Airlangga Hartarto mengatakan terkait harga kemasan lain akan menyesuaikan nilai keekonomian sehingga diharapkan minyak sawit akan tersedia di pasar modern dan tradisional

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Sudhiharti melalui Kabid Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen, Imam Prayitno mengatakan dalam rapat Evaluasi kebijakan Distribusi dan Harga Minyak Goreng kemarin (15/3/2022) menegaskan bahwa HET minyak goreng kemasan akan dicabut dan berlaku hari ini (16/3/2022) adalah sesuai nilai keekonomian.

“Dari keterangan salah satu pasar modern di Kudus, harga minyak goreng kemasan bermerk dijual dengan harga Rp. 20.000/liter pada hari ini (16/3/2022) kecuali merk Kunci Mas yang dijual dengan harga Rp.18.000 karena isinya hanya 1,8 liter. Merk Amanda juga dijual dengan harga Rp. 18.000/liter karena disubsidi. Namun harga bisa berubah untuk seterusnya sambil menunggu kondisi harga CPO stabil,” ujar Imam Prayitno, Rabu (16/3/2022).

Dari pantauan selama ini masyarakat Kudus juga tidak begitu mempermasalahkan harga minyak goreng bermerk meski dihargai Rp.20.000/liter. Imam juga menyayangkan saat ada HET kemarin sejumlah pedagang pasar malah menjual diatas HET.

Berdasarkan kondisi tersebut, pemerintah memutuskan untuk menetapkan harga minyak goreng curah di masyarakat sebesar Rp14 ribu per liter. Sebelumnya, pemerintah menetapkan HET minyak goreng curah Rp11.500 per liter. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :