Hore, Guru Swasta Peroleh Bantuan Kesejahteraan

oleh -1,046 kali dibaca

KUDUS, isknews.com -Pemkab Kudus kembali memberikan bantuan kesejahteraan untuk para pengajar swasta mulai dari TK/RA hingga SMA/SMK. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kudus H. Musthofa di pendopo kabupaten, Rabu (29/6). Sebanyak 5.162 orang guru menerima bantuan di acara yang berlangsung pagi hari itu.

Siang harinya juga diserahkan bantuan serupa untuk para guru madrasah diniyah (madin), taman pendidikan alquran (TPQ) dan diakonia. Ada sebanyak 5.295 guru dari 429 TPQ, 3.842 guru dari 253 madin, dan 261 guru diakonia dari 10 lembaga. Dengan total bantuan hari itu sebanyak Rp. 12,358 miliar.

Untuk bantuan guru swasta, ini merupakan tahap pertama. Dengan pencairan tahap kedua dilaksanakan esok harinya. Sehingga selama dua hari ini total bantuan kesejahteraan sebanyak Rp. 16,2 miliar. Bantuan ini mendapat sambutan baik dari seluruh guru yang hadir di pendopo dan menerimanya.

Dalam sambutannya, bupati mengatakan bahwa bantuan ini jangan dilihat dari nominalnya saja. Melainkan ini merupakan wujud perhatian pemerintah daerah kepada para guru yang telah berjasa dalam mengabdikan dirinya dengan memberikan ilmu kepada anak-anak.

”Para guru ini adalah para pejuang-pejuang yang telah turut mencerdaskan anak bangsa,” kata Bupati di hadapan ratusan guru.

Selain itu, ini merupakan bukti tanggung jawabnya sebagai hubungan sosial dengan sesama (hablumminannas) dan rasa terima kasihnya untuk para guru. Di sisi lain, para guru diminta untuk tetap ihlas dan tulus dalam bekerja dan mendidik generasi penerus ini.

Bupati juga mengingatkan pada para perwakilan penerima, bahwa bantuan ini harus diberikan kepada yang benar-benar berhak menerima. Jangan sampai ada data yang tidak sesuai sehingga menimbulkan masalah ke depan. Dirinya menjamin bahwa bantuan ini tidak ada potongan satu sen pun.

”Bapak/ibu guru ini menerima bantuan ini secara utuh. Tidak ada potongan sedikitpun. Dan jangan sampai ada pihak berani yang memotong dengan alasan apapun,” tegasnya.

Pada acara siang harinya, bupati juga berpesan agar para guru madin/TPQ/diakonia ini terus memiliki semangat untuk belajar. Termasuk untuk belajar bahasa asing. Karena ini merupakan sebuah kebutuhan dari perubahan zaman yang ada. Kesempatan akan semakin luas apabila mau untuk meningkatkan keterampilan termasuk dalam berkomunikasi.

”Menjadi kaya dan meraih kesejahteraan yang lebih merupakan hak dapi Bapak/Ibu semua. Untuk bisa meraihnya, dengan terus belajar dan bisa menyesuaikan perubahan zaman yang begitu cepat,” imbuhnya.

Di akhir sambutan, bupati berharap pada tahun mendatang, Pemkab bisa memberikan nominal yang lebih besar daripada tahun ini. Yang terpenting, dirinya berpesan untuk tetap menjaga persaudaraan dan memberikan yang terbaik untuk kemajuan bersama.

”Semoga bantuan ini membawa berkah dan bermanfaat. Dan akhirnya saya mengucapkan selamat menyambut lebaran,” pungkasnya.(rg)

KOMENTAR SEDULUR ISK :