Horeee, Akhirnya Harga Gula Pasir Berangsur Turun

oleh -981 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Harga gula pasir yang sempat melambung di kisaran Rp 15 ribu per kilogram pada awal bulan Mei membuat resah sebagian masyarakat Kudus. Hal itu dikarenakan kenaikan harga gula pasir terjadi satu bulan sebelum puasa. Biasanya pada bulan itu banyak orang yang mempunyai hajat, baik menikahkah atau mengkhitankan anaknya.

image

Warga Kaliwungu Istianah mengatakan, harga gula pasir tingkat pengecer di daerahnya dua minggu yang lalu mencapai Rp 16 ribu per kilogram. “Itu sangat membebani kami yang bekerja sebagai buruh. Ditambah kalau sehari dapat uleman dua sampai tiga orang bisa minus penghasilan kami,” tuturnya.

Dirinya bersyukur saat ini harga gula sudah mulai berangsur turun, meskipun belum secara signifikan namun turunnya harga gula saat ini setidaknya cukup meringankan beban masyarakat. “Semoga nanti pas puasa harga gula kembali normal, biasanya kebutuhan gula meningkat pas bulan puasa,” jelasnya.

Disisi lain salah seorang pedagang Pasar Bareng Rubik menjelaskan, harga gula pasir saat ini pada kisaran Rp 14.500 per kilogram, turun Rp 500 per kilogram dari sebelumnya. Dirinya berharap harga ini semakin turun menjelang bulan ramadan agar masyarakat tidak semakin terbebani, karena harga sembako yang lain juga semakin melambung.

Turunnya harga gula saat ini sesuai dengan yang diungkapkan Kasi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disdagsar) Kudus Sofyan Dhuhri beberapa waktu lalu. Menurutnya harga gula pasir akan berangaur turun karena di Kudus sebentar lagi akan panen tebu, sehingga kelangkaan gula dapat teratasi.

Dia mengatakan, harga gula akan kembali stabil pada kisaran Rp 11 ribu – Rp 12 ribu per kilogram seiring dibukanya pabrik gula dan panen raya tebu di Kudus. “Setidaknya pada pertengahan Juni mendatang diperkirakan harga gula pasir sudah mulai normal,” ujar Sofyan. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :