Hyro Menjual Hewan Kurban Dengan Sistem Timbang Hidup

oleh

PATI, ISKNEWS.COM – Tak sampai sebulan lagi umat muslim akan merayakan Idul Adha 1440 Hijriah. Hari Raya IdulAdha diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah dalam penanggalan Islam.Jika tidak ada halangan, IdulAdha tahun ini akan jatuh pada (11-08-2019).

Para pedagang maupun peternak hewan kurban pun mulai bermunculan di tiap sisi kota. Salah seorang peternak sapi di Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo Pati, Hyro Fachrus mengatakan, untuk persiapan hari raya kurban ini ia telah menyediakan stok sapi lumayan banyak, dengan jenis dan berat yang berbeda-beda.“Untuk memenuhi permintaan masyarakat yang akan berkurban, kami menambah stok sapi. Tidak seperti hari biasanya, semakin mendekati lebaran haji permintaan semakin tinggi,” terangnya saat di temui di peternakannya.

Sapi dari peternakan milik Hyro Fachrus di Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo siap diantar ke rumah pembeli, Selasa (23-07-2019) (ivan nugraha).

Ia menambahkan, harga perekor sapi tidak jauh berbeda dari tahun lalu, yaitu berkisar Rp. 20 juta sampai Rp. 25 juta.“Alhamdulillah permintaan sapi meningkat. Masyarakat banyak yang mencari sapi kurban dengan kisaran harga Rp. 20 juta sampai 25jt. Harga ini tidak beda jauh dari tahun lalu,” imbuh pria yang juga Kepala Desa Prawoto tersebut.

TRENDING :  Detik-detik Proklamasi di Alugoro Berjalan Khidmat
TRENDING :  Tanam Bawang Merah Bambang Tewas Tersambar Petir

Adapun sapi yang disediakan di peternakannya adalah jenis Limosin, Simental dan Pegon. Sampai saat ini penjualan binatang kurban tersebut selain di sekitar Kabupaten Pati, juga merambah ke wilayah Purwodadi, Kudus, Jepara dan Demak.“Kami tidak hanya melayani masyarakat Pati saja, tetapi hampir seluruh eks Karesidenan Pati.

TRENDING :  Hari Pencoblosan Pilgub Jateng 2018 Sejumlah TPS Terlihat Sepi

Setiap hari kami melakukan pengiriman di masing-masing tempat itu sekitar empat sampai delapan ekor,” terangnya lebih lanjut.Hyro menuturkan, sapi yang dia jual menggunakan sistim timbang hidup perkilogram. Artinya,Harga hewan, ditentukan dari bobot hewan dikalikan dengan harga per kilo yang sudah ditentukan penjual.“Kami menggunakan sistem timbang hidup, jadi harga perekor tergantung berat bobot sapi yang akan dibeli,” pungkasnya ( IN )

KOMENTAR SEDULUR ISK :