Ibu-Ibu PKK di Kudus Dilatih Bikin Susu Goreng dan Burger

oleh -330 kali dibaca

Kudus, isknews.com –Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus melalui Bidang Peternakan  selain melaksanakan pendampingan para pelaku budidaya ternak, juga memberikan pelatihan pada ibu-ibu untuk mengolah hasil ternak.

Pelatihan itu digelar di aula Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Rabu (24/11/2021).

Kali ini mendapatkan program dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah yakni Bimtek Sekolah Usaha Peternakan Rakyat “ Pengembangan pengolahan dan pemasaran Hasil Ternak”.

“ Ini memang anggaran dari Provinsi Jawa Tengah. Pinter-pinternya para Bidang meloby ke Provinsi. Dan untuk perwakilan dari Provinsi, kami dari Kudus menyatakan siap menerima program-program lainnya dari provinsi  ,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Dr Ir Sunardi M.Pi MH.

Agus Setiawan , Kepala Bidang Peternakan, menambahkan bahwa pemenuhan menu pelatihan merupakan inisiasi pihaknya.  Sebab Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah hanya memberikan anggaran.

“Kita mengajak masyarakat agar mengkonsumsi hasil peternakan. Supaya tidak bosan, maka dibentuk dengan aneka macam bentuk. Naah, kita mengajarkan para ibu-ibu PKK setiap kecamatan untuk membuat ini yaitu Burger daging sapi dan susu goreng.  Kalau nanti dirumah berinovasi menu lain. Misalnya, susu bakar dipersilahakan. Yang penting, bagaimana anak-anak atau keluarga bisa konsumsi daging dan susu ,” kata Agus Setiawan.

Sementara itu, Kasi Usaha Sarana Prasarana Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten kudus, Dwi Listiani mengatakan pihaknya juga memberikan bantuan kepada empat peserta. Keempatnya berasal dari Kecamatan Gebog sebanyak dua orang, Kecamatan Mejobo satu orang, dan Kecamatan Jekulo satu orang.

“Mereka dapat bantuan penggilingan daging, kompor, dan sarpras lainnya yang nominalnya Rp 3.340.000 yang anggarannya berasal dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah,” katanya, Rabu (24/11/2021).

Menurut Dwi Listiani, pilihan daging burger lantaran lebih praktis dan sedang menjadi tren. Hal itu dirasa bisa membuka peluang usaha.

“Kalau mau dipasarkan saya rasa ada peluang. Kemudian bisa dimanfaatkan juga untuk menambah gizi keluarga juga karena ada nutrisinya juga,” paparnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :