Ibu-ibu PKK Megawon Dilatih Cara Mengolah Rempah-rempah Hingga Packaging dan Pemasaran

oleh -825 kali dibaca
Ibu-ibu PKK Megawon Dilatih Cara Mengolah Rempah-rempah Hingga Packaging dan Pemasaran. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Sejumlah ibu-ibu PKK di Desa Megawon Kecamatan Jati Kabupaten Kudus, bersama mahasiswa KKN-IK IAIN Kudus dan Universitas Muria Kudus dilatih cara mengolah dan memanfaatkan rempah-rempah hingga bisa dikonsumsi maupun dijual. Edukasi tersebut bertempat di aula balai desa setempat, Minggu (19/9/2021).

“Saya bagi 3 kelompok, dimana mereka kita ajari bertahap cara mengolah berbahan rempah-rempah hingga layak dikonsumsi dan punya nilai jual, jadi pelatihan ini bertahao da nada kelanjutannya,” kata falisitator berkompeten di bidangnya, Ahmad Amin Mustafid, kepada isnews.com

Kelompok pertama, kata Amin, kita edukasi teh morinda, komposisinya dari daun kelor, lalu yang kedua membuat jahe merah instan berbahan dari kayu manis, serai, gula pasir dan garam, kemudian kelompok ketiga membuat temulawak instan berbahan serai, garam, kayu manis dan gula.

Harapannya, lanjut Amin, semua warga lapisan masyarakat punya keahlian dan mereka mengetahui jika tanaman-tanaman di pekarangan sekitar bisa dimanfaatkan, utamanya sebagai ikhtiar kita dalam memperkuat daya tahan tubuh terlebih membentengi semua virus, khususnya corona.

Sementara Erwin Anjastuti, Ketua PKK Desa Megawon menyebut jika pelatihan ini diharapkan sangat berdampak positif,  utamanya untuk kesehatan dan bisa menambah income dari apa yang bisa dikerjakan di rumah. “Jadi bisa untuk di konsumsi untuk daya tahan tubuh orang terdekat di rumah, atau bisa dijual menambah pemasukan,” paparnya.

ide awal adanya pelatihan keprihatinan pihaknya melawan pandemi dan dampak ekonomi yang ditimbulkan, sehingga bisa memberikan kemanfaatan untuk ibu-ibu PKK.

“Obatnya corona sampai saat ini belum ditemukan, jadi kita ikhtiyarnya dengan mengkonsumsi obat herbal dari kekayaan alam Indonesia yang terbuat dari rempah-rempah, selanjutnya untuk pemberdayaan ibu-ibu PKK seupaya produktif di masa pandemi saat ini,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :