IDI Jateng Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

oleh -32 Dilihat

Kudus, isknews.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Tengah dan Cabang Kudus bekerjasama dengan Klinik Pratama Sehati Kudus mengadakan Sosialisasi Penerapan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)

Bertempat di Balai Desa Loram Kulon, Sabtu (14/11/2020), Puluhan warga memadati kursi yang telah disediakan panitia, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, diantaranya, memakai masker, jaga jarak dan peserta cuci tangan sebelum memasuki ruangan

Ketua Satgas Covid-19 IDI Wilayah Jawa Tengah Dr. dr. Muhammad Heru Muryawan terus menggalakkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada warga dengan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya menekan laju penyebaran COVID-19.

Sejak adanya kasus covid-19 muncul hingga sekarang, saat ini masih jauh dan belum ada tanda-tanda ke kehidupan normal seperti dulu. Pemerintah sudah berusaha untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Sampai saat ini, lanjut Heru, wilayah Jateng masih banyak yang berkategori zona merah sehingga semua pihak perlu kerja keras mengantisipasi penyebaran COVID-19.

“Hal ini terlihat akumulasi jumlah orang yang terpapar masih naik tetapi dilihat dari jumlah pasien yang positip COVID-19 secara fluktuatif adanya penurunan,” katanya.

Ia minta masyarakat tidak merasa jenuh dalam melaksanakan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan menggunakan sabun, dan jaga jarak dalam kehidupan sehari-hari. “Karena jika jenuh maka akan mengabaikan bahaya virus corona yang masih mengancam,” kata dr M Heru Muryawan.

Sementara Ketua IDI Kabupaten Kudus menambahkan, kasus virus corona di daerah ini masih cukup banyak sehingga diperlukan partisipasi masyarakat untuk melakukan kebiasaan baru tersebut. “Mereka yang hadir dalam acara ini nanti dapat ikut menyosialisasikan protokol kesehatan seperti cuci tangan memakai sabun, memakai masker, dan jaga jarak agar masyarakat terbiasa hidup baru,” harapnya.

Ada 22 klinik di 5 Kabuaten di Jawa Tengah yang mengadakan Sosialisasi Penerapan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), yakni Pemalang 5 klinik, Wonosobo 5 klinik, Kendal 5 klinik, Jepara 5 klinik dan Kudus 2 klinik.

“Untuk Kudus sendiri terdapat 2 klinik yang menjadi tuan rumah, pertama, Klinik Sehati Loram Kulon bertempat di Balai Desa Loram kulon, ditunjuk alasannya karena kasus covid-19 terbanyak ada di Kecamatan Jati, kedua, di Klinik Al-Fattah Kudus bertempat di Aula Yayasan Arwaniyah, ditunjuk alasannya karena untuk mensosialisasikan adaptasi kebiasaan baru di kalangan pesantren,” terangnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :