Kudus, isknews.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kudus tak sekadar menjadi acara seremonial. Kegiatan tasyakuran yang digelar di Aula kantor IDI Kudus pada Jumat (24/10/2025) itu menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen dokter di tengah perubahan besar dunia kedokteran.
Ketua IDI Kudus, dr. Wahyu Widjanarko mengatakan, peringatan HUT kali ini menjadi wujud perjalanan panjang organisasi profesi dokter dalam menjaga konsistensi dan kepercayaan publik.
“Peringatan HUT ini menunjukkan sisi positif bahwa kita sudah 75 tahun IDI bergerak bersama. Berbagai ujian dan dinamika perjuangan sudah kita lalui, dan di setiap dinamika tersebut kita berhasil bertahan. Itu bukti bahwa IDI tetap konsisten mendukung program kesehatan nasional,” katanya.
Ia menjelaskan, tantangan baru yang kini dihadapi IDI muncul seiring diberlakukannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang membawa perubahan besar terhadap kewenangan organisasi profesi.
“Tahun ini menjadi tantangan tersendiri dengan hadirnya UU baru yang membawa perubahan besar. Otoritas IDI dalam menjaga kualitas tenaga medis kini sebagian dialihkan oleh Kementerian Kesehatan. Namun, kami menyikapinya dengan positif. Ini saatnya kita memperkuat peran IDI sebagai mitra strategis pemerintah,” jelasnya.
Menurut dr. Wahyu, IDI juga berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan hukum kepada para dokter dalam menjalankan tugasnya.
“Seorang dokter selalu berpotensi menghadapi tuntutan hukum. Di sinilah IDI hadir melakukan pendampingan agar anggota merasa terlindungi. Kami ingin memastikan bahwa IDI tetap menjadi rumah besar bagi seluruh dokter,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi atas dedikasi para dokter dalam menjaga kesehatan masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-75 untuk IDI. Semoga semakin solid dan terus bersatu, karena tanpa dokter, kota ini tidak bisa apa-apa. Kami berterima kasih atas pengabdian para dokter yang telah menjaga tingkat kesehatan masyarakat Kudus tetap baik,” ujarnya.
Momentum HUT ke-75 IDI kali ini juga menjadi pengingat penting bagi seluruh tenaga medis di Kudus untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan visi “Kudus Sehat” sekaligus menjaga integritas profesi dokter di tengah dinamika regulasi baru. (YM/YM)








