Idul Adha Permintaan Pisau Meningkat, Pemasaran Hingga Selandia Baru

oleh
Sahri Baedlowi, saat menunjukkan pisau buatannya. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha yang identik dengan penyembelihan hewan kurban membawa keuntungan tersendiri bagi beberapa pengrajin pisau di Dukuh Bareng Gunung Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo Kudus.

Salah satu pengrajin pisau di desa setempat, Sahri Baedlowi kepada isknews.com menjelaskan bahwa ada kenaikan permintaan usahanya yang cukup signifikan yakni hingga 70 persen. Memang diakuinya permintaan melonjak 2 pekan sebelum Idul Adha.

TRENDING :  Mesin Tua Jadi Roda Penggerak Perekonomian Wawan

“Ada kenaikan permintaan pisau yang cukup signifikan, terlebih permintaan dari pengurus masjid untuk berang penyembelihan, pisau cacah daging maupun tulang, dan permintaan pasar untuk reseller.” terang Sahri yang juga Ketua Cluster Usaha Logam, Rabu (29/7/2020).

Ia mengakui pangsa pasar prestisius sekarang ini lebih dominan melalui online. Permintaan pisau tidak hanya dari kota Kudus, namun juga datang dari luar kota, diantaranya dari Pati, Semarang, Jakarta, Palembang,Bogor dan hamper kota-kota besar di Indonesia pernah pesan. Tahun ini, Syahri mengaku menerima order peralatan penyembelihan hewan dari Slandia Baru. Ya, melalui  tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia seperangkat pisau itu dipesan secara khusus. “Dia order set peralatan dapur untuk mencincang daging kurban,” bebernya.

TRENDING :  Anggota Dewan Janji Kawal Pembangunan Infrastruktur Desa Wisata
TRENDING :  Plt Bupati Kudus Hartopo Apresiasi Layanan Cepat Tanpa Kontak Fisik “One To Many” BPJAMSOSTEK

Pihaknya, selain membuat sendiri dengan mempekerjakan karyawan dirumah, dia juga mempunyai sub pengrajin pisau untuk memenuhi kebutuhan yang sewaktu waktu ada pesanan yang banyak.

“Memang yang mengalami peningkatan adalah pisau dapur biasa, kalau pisau golok tidak begitu banyak, biasanya dalam sehari kami membuat 100-an pisau dapur, namun saat menjelang lebaran qurban bisa membuat 3 hingga 5 kali lipatnya,” pungkas Sahri. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :