Ikuti Workshop Dua Hari di Solo, Anggota DPRD Kudus Asah Kualitas dan Kapasitas Pembahasan APBD dan RKPD 2021

oleh -124 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Anggota DPRD Kabupaten Kudus mengikuti workshop dengan materi Peningkatan Pelaksanaan Fungsi Anggaran DPRD dalam Pengelolaan Keuangan Daerah yang berlangsung di Hotel Swiss Belinn Saripetojo Solo, 29 hingga 31 Oktober 2020.
Workshop yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Universitas Semarang (PPSDM – USM) Bekerjasama dengan Sekretariat Dprd Kabupaten Kudus Atas kerjasama BPSDMD Provinsi Jawa Tengah dan BPSDM Kemendagri RI ini menghadirkan narasumber H. M. Seno Hadi Sumitro atau Ki Seno sebagai Motivator, BAPPEDA Jawa Tengah dan Dr. Rahmat Hollyzon dari Kemendagri RI.

Menurut Sulistyo Utomo wakil Pimpinan DPRD yang juga menjadi peserta workshop, kegiatan tersebut diikuti oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kudus beserta pendamping serta jajaran Sekretariat DPRD Kabupaten Kudus.


“Dalam kegiatan tersebut ada tiga materi besar yang disampaikan oleh para nara sumber setelah sambutan yang dilakukan oleh Ketua DPRD Kudus Masan, Rektor USM dan Kepala BPSDMD Jateng yang sekaligus membuka acara workshop,” terang Sulis, Senin (02/11/2020).

Sedangkan materi yang diberikan menurutnya diantaranya, Manajemen Kepemimpinan dan Emotional Spiritual Quostient(ESQ), Penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam Mendukung Perencanaan Pembangunan Daerah serta Peningkatan Pelaksanaan Fungsi Anggaran DPRD Pengelolaan Keuangan Daerah dan Pola hubungan pelaksanaan fungsi anggaran baik internal maupun eksternal DPRD serta Penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah.


Usai pada pemberian materi motivasi, Sulis mengatakan dilanjut pada materi inti yang terkait implementasi Penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam Mendukung Perencanaan Pembangunan Daerah yang disampaikan dari Bappeda Jawa Tengah.
Dijelaskannya, dari berbagai materi yang disampaikan, antara lain Permendagri Nomor 60 tahun 2020 tentang Penyusunan APBD Tahun 2021 dan Permendagri Nomor 40 Tahun 2020 tentang Penyusunan RKPD Tahun 2021.
“Kedua aturan itu sangat penting sebagai pedoman DPRD dalam pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Kudus,” terang dia.
Hal itu rincinya, akan sangat berdampak positif bagi kinerja para anggota DPRD yang tindak lanjutnya adalah pembahasan bersama pihak Pemerintah Kabupaten, dengan workshop ini lanjutnya, diharapkan tidak salah dalam mengambil kebijakan-kebijakan.


“Intinya dari kami berharap bahwa workshop ini dapat memberikan pencerahan pemahaman kemudian meningkatkan kompetensi DPRD Kabupaten Kudus,” tuturnya.
Titik tekannya adalah dalam membahas APBD maupun Renja 2021 yang tentunya penekanannya sekarang ini fokus kepada pencegahan dan penanganan Covid-19.


“Karena kita tidak pernah tahu kapan Covid ini berakhir,” tandas politisi asal Partai Gerindra ini. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :