Imbau Warga Atur Ekonomi Keluarga Dengan Cara Di Jereng-Jereng Akibat Kemarau Panjang

oleh

Blora – Bupati Blora Djoko Nugroho mengimbau kepada warga dusun Bakal Desa Andongrejo Kecamatan Blora agar lebih bisa mengatur ekonomi keluarga menyusul keluhan warga setempat akibat kegagalan panen dan dampak musim kemarau yang diperkirakan cukup panjang akibat fenomena alam elnino.

Imbauan Bupati Djoko Nugroho tersebut disampaikan disela-sela sambutan usai menjalankan sholat tarawih berjamaah pada acara tarawih keliling (tarling) Ramadhan putaran ke empat yang berlangsung di masjid Nurul Janah dusun Bakal, Jumat (03/07).

“Silahkan dijereng-jereng, dicukupkan soalnya musim kemarau tahun ini diperkiraan cukup panjang akibat elnino. Belum lagi dibarengi dengan tahun ajaran baru dan lebaran, kebutuhan keluarga tentu saja meningkat, harus pandai-pandai mengatur, apalagi tadi dikeluhkan petani mengalami kegagalan panen,” ujar Bupati yang akrab disapa Kokok.

Bupati juga mengajak kepada warga agar tidak meninggalkan tradisi lebaran, seperti pulang kampung, sungkeman kepada orang tua dan ziarah. Selain itu ditegaskan agar warga tidak meninggalkan gotong royong.

Pada kesempatan tersebut Bupati Djoko Nugroho didampingi Wakil Bupati Abu Nafi, Plt Sekda Sutikno Slamet menyerahkan santunan kepada 20 anak yatim piatu di wilayah dusun setempat.

“Yang digunakan santunan ini adalah hasil iuran PNS yang dikumpulkan melalui Bazda. Saya doakan agar PNS sehat, semuanya sehat dan iuran yang dilakukan menjadi berkah,” ujarnya.

Bupati juga menanggapi ketua takmir masjid Nurul Janah Khoirudin yang sedang menggalang iuran membuat tempat wudhu dan ruangan untuk pengurus masjid.

“Masjid ini cukup bagus untuk beribadah, saya mendukung apa yang disampaikan oleh ketua takmir masjid, saya akan bantu Rp10 juta,” terang Bupati Kokok.

Sementara itu Kepala Desa Andongrejo Abdul Salam mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bupati dan rombongan yang bersedia sholat tarawih dan akan membantu pembangunan masjid. (HB)

 

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :