Jadi Syarat Administratif Pengisian Perangkat Desa Antrean Permintaan Legalisir Dokumen Kependudukan Melonjak

oleh
Antrean panjang permohonan biodata dan legalisir di Dukcapil Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Legalisir KTP dan akta kelahiran dalam salah satu syarat rekrutmen pengisian perangkat desa di Kabupaten Kudus sempat menyebabkan tingginya antrean Permintaan legalisir dokumen kependudukan tersebut di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kudus mengalami lonjakan yang cukup tajam.

Sekretaris Dinas Dukcapil Kudus, Putut Winarno membenarkan jika sejak Senin, (1/7) banyak calon perangkat daerah yang mengajukan permohonan legalisir dan biodata warga negara.

“Jumlah pastinya belum kami hitung, tapi sejak Senin permintaan legalisir dan biodata warga negara melonjak tajam. Namun hari ini jumlahnya sudah mulai menurun,” kata dia.

Terkait pencantuman biodata warga negara sebagai salah satu persyaratan administrasi pengisian perangkat daerah. Putut mengungkapkan sebenarnya biodata warga negara merupakan data dasar untuk pembuatan Kartu Keluarga dan KTP elektronik.

“Secara administrasi kependudukan, sebenarnya biodata ini letaknya diawal sebelum pembuatan KK dan e-KTP. Setelah adanya KK dan e-KTP maka data dasar yang digunakan dalam administrasi kependudukan adalah KK,” terangnya.

Menurutnya, KK dan e-KTP sebenarnya sudah cukup dijadikan bukti sebagai warga negara Indonesia. Namun, lanjut dia jika persyaratan pengisian perangkat desa membutuhkan biodata warga negara, Dinas Dukcapil siap mengeluarkan sesuai kebutuhan.

Pasalnya, hal tersebut sudah menjadi kewenangan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) selaku panitia pengisian perangkat desa.

“Kami keluarkan biodata warga negara jika persyaratan pemohon lengkap, seperti surat pengantar dari desa, fotocopi KK, e-KTP, dan akte kelahiran,” tutupnya.

Rif’an, salah satu calon perangkat desa mengaku antrean legalisir dan permohonan biodata warga negara di Dukcapil cukup panjang. Datang sejak pukul 09.00 WIB, ia mengaku menunggu sekitar 30 menit untuk mendapatkan legalisir fotokopi akte dan KTP.

“Legalisirnya tidak lama, yang agak lama untuk mendapatkan biodata warga negara. Tadi katanya jadinya jam 2 siang. Maklum juga, soalnya yang minta banyak banget,” pungkas warga Desa Colo tersebut. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :