Jalan Sekitar Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus Segera Diperbaiki

oleh -270 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Kondisi jalan di sekitar Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus yang pernah dibanggakan karena dibangun menggunakan granit impor dari India, kini kondisinya memprihatinkan. Di beberapa titik granit terlihat terkelupas dan pecah berkeping-keping. Akibatnya, pengguna jalan menjadi kurang nyaman bahkan cenderung membahayakan keselamatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Arif Budi Siswanto ditemui isknews.com mengatakan, karena kondisi tersebut tahun instansinya akan melakukan perawatan. Hanya saja, karena anggarannya terbatas maka tidak semua yang rusak bisa dilakukan perbaikan.

“Pertama karena keterbatasan anggaran selain itu mencari yang sama sulit didapat. Kita akan menggunakan material berbeda tetapi kualitasnya mendekati dengan yang lama,” jelasnya.

Ditambahkan, untuk perbaikan tahap pertama anggaran yang tersedia hanya tersedia 70 meter persegi. Jika material yang tersedia masih kurang, lanjutnya, akan dianggarkan tahun berikutnya yakni 2023.

Selain akan menggunakan material baru, masih kata Arif, material yang lama dan masih layak pakai akan dimaksimalkan untuk perbaikan. Hanya saja, material lama yang terkelupas jumlahnya tidak seberapa karena sebagian banyak yang pecah.

Seperti diketahui, granit yang digunakan untuk mengganti paving blok di jalan sekitar Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus khusus didatangkan dari India. Granit yang memiliki karakteristik (K) 350 dan ditempel diatas beton yang juga memiliki karakteristik 350, harga per meter persegi mencapai Rp1,6 juta.

Untuk membangun jalan, gorong-gorong dan gapura tersebut, dianggarkan melalui APBD Kudus 2017 sebesar Rp9 miliar. Menurut perhitungan saat itu, granit dinilai lebih kuat dibanding paving blok. Apalagi pengerjaanya menggunakan semen khusus yang menurut pemenang lelang harganya dua setengah kali dari harga semen biasa.

Dan, sebagai perbandingan, jalan terusan sekitar Masjid dan Makam Sunan Muria yang masih menggunakan paving blok, sampai saat sekarang masih utuh dan masih layak digunakan. Kalaupun ada yang bergelombang perawatannya lebih mudah dan murah karena hanya butuh meratakan pasir sebagai dasarnya. (jos)

KOMENTAR SEDULUR ISK :