Jelang Ramadan Polres Kudus Giatkan Operasi Pekat

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Demi menjaga situasi keamanan dan kondusivitas di wilayah Kota Kretek, Polres Kudus mengintensifkan razia di sejumlah tempat untuk melakukan deteksi dini terhadap paham radikalisme, sekaligus mengantisipasi penyalahgunaan narkoba, miras dan penyakit masyarakat.

Razia yang dilakukan jajaran Polres Kudus sudah berlangsung selama dua hari sejak Kamis (04/05/2017) hingga Jumat (05/05/2017) hari ini.  Di antaranya yang menjadi sasaran adalah rumah kos yang disinyalir disalahgunakan para penghuninya.

TRENDING :  Pamit Pergi Ke Sawah, Korban Tewas Terbakar

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan, razia ini dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya praktik tindak kriminal seperti prostitusi, penyalagunaan narkoba dan penghuni kos yang membawa barang berbahaya semacam senjata api, senjata tajam, bahan peledak maupun miras.

Dikataknnya, razia ini juga merupakan kegiatan rutin untuk menjaga kondusifitas di wilayah Kudus. Ke depan pihaknya akan terus mengintensifkan razia, mengingat Kudus merupakan kota industri sehingga banyak pendatang.

TRENDING :  Jaringan Fiber Optic Biznet Terus Ekspansi Kabupaten di Pantura Timur

Dia menambahkan, dari hasil razia kemarin yang dilakukan di Gondangmanis dan Ngembalrejo, Kecamatan Bae, tidak ditemukan hal yang mencurigakan. Namun, pihaknya akan tetap memantau terus keberadaan tempat kos di kawasan tersebut.

”Kami juga mengimbau kepada warga agar tetap waspada apabila ada orang asing atau penghuni baru, supaya memberikan informasi dan member tahu untuk segera melapor kepada ketua RT setempat,” ujarnya.

TRENDING :  Polisi Peringatkan Pengangkut Alat Berat

Sementara itu, dari hasil razia yang dilakukan di Rendeng, Kecamatan Kota, ditemukan sepasang muda-mudi yang sedang asyik berduaan di kamar kos. Keduanya langsung di bawa ke Mapolsek Kota untuk didata dan dibina.

”Kami minta kesadaran masyarakat agar menjaga situasi kamtibmas bersama-sama. Termasuk anak muda agar jangan pernah mencoba-coba melakukan tindakan asusila karena akibatnya bisa fatal,” pungkasnya. (MK)

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.