Jelang UNBK, Siswa MA Qudsiyyah Lakukan Simulasi

oleh -360 Dilihat
UNBK
Foto: Sejumlah siswa MA Qudsiyyah Kudus, tampak serius mengerjakan soal-soal pada simulasi UNBK, Kamis (08-02-2018). (Istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COM – Menjelang ujian nasional, sejumlah sekolah melaksanakan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Seperti yang dilakukan oleh MA Qudsiyyah, Kauman Menara Kudus, tampak para siswa serius mengerjakan soal-soal pada simulasi tersebut, Kamis (08-02-2018).

Kepala MA Qudsiyyah, Fahrudin menuturkan, simulasi UNBK tersebut dilakukan sebagai persiapan menjelang pelaksanaan UNBK pada April mendatang.

“Simulasi dilaksanakan dua hari. Adapun mata pelajaran yang diujikan, tiga mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan satu mata pelajaran jurusan yang dipilih siswa,” ujarnya.

Sedangkan, lanjut Fahrudin, UNBK yang digelar April mendatang berlangsung selama empat hari. “Pelaksanaan nantinya menempati dua ruang laboratorium. Adapun siswa MA Qudsiyyah yang menjadi peserta ujian sebanyak 189 siswa.”

Ditambahkan, pihaknya akan menggunakan tiga server. Rinciannya, dua server utama dan satu server cadangan. Pihak sekolah mengaku, baru menyelenggarakan simulasi UNBK pertama kalinya yang terbagi menjadi tiga sesi, yakni sesi pertama (07.30 – 09.30 WIB), sesi kedua (10.30 – 12.30 WIB) dan sesi ketiga (14.00 – 16.00 WIB).

Fahrudin berharap, simulasi hingga pelaksanaan UNBK tidak ada kendala. “Jaringan dan lain sebagainya lancar. Namun, kami juga menyediakan Generator Set (Genset) untuk menyuplai listrik waktu hari H.”

Untuk itu, Semoga anak didik kami dapat mempersiapkan diri dengan bai, bersungguh-sungguh dalam belajar, terutama bisa memanfaatkan waktu saat mengerjakan, karena durasinya terbatas.

UNBK dinilai memiliki integritas yang tinggi. Hal ini menjadi langkah yang baik dalam memajukan dunia pendidikan. “Kami berharap para orangtua membantu mengawasi anak-anaknya, baik itu di rumah dan asrama atau kos. Untuk yang di Pondok Pesantren (Ponpes), ya kami harapkan pengurus ponpes juga memberi kelonggaran jam belajar buat siswa yang akan mengikuti ujian,” harapnya.

Ahmad, satu di antara siswa MA Qudsiyyah yang mengikuti simulasi mengatakan, dengan mengikuti simulasi yang diadakan sekolah, dirinya dapat mengetahui kisi-kisi dalam menjawab soal.

“Ini kan langsung menggunakan komputer, sistemnya beda dengan manual. Jadi kalau dengan ada simulasi ini, saya dan teman-teman bisa mengetahui cara menjawab soal,” tuturnya.

Imbuh Ahmad, dengan adanya simulasi UNBK tersebut, dirinya dapat mempersiapkan diri menjelang UNBK pada April mendatang. “Harapannya pasti mendapat hasil yang terbaik tentunya.”

Sementara itu, Kepala Kemenag Kudus, Noor Badi melalui Kasi Penmad Suhadi mengatakan, UNBK tahun ini untuk tingkat MA di Kabupaten Kudus, baik negeri maupun swasta diikuti total 4293, yang terdiri dari siswa laki-laki 1788 dan perempuan 2505.

“Adapun ujian berdasar kurikulum dibagi menjadi dua, untuk K13 hanya diikuti tiga sekolah, yakni MAN 1, MAN 2 dan MA Banat. Sedangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) diikuti 33 MA, termasuk MA Qudsiyyah Kudus,” bebernya. (AJ/AM)

No More Posts Available.

No more pages to load.